IRGCE 2026 Berakhir, Potensi Bisnis Tembus USD1,48 Miliar

IRGCE 2026 Berakhir, Potensi Bisnis Tembus USD1,48 Miliar

Malaysian Rubber Glove Manufacturers Association (MARGMA) bersama Malaysian Rubber Council (MRC) resmi menutup gelaran International Rubber Glove Conference & Exhibition (IRGCE) 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre. Acara yang berlangsung pada 8-10 September 2026 ini mencatat partisipasi internasional yang kuat sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi industri sarung tangan karet global.

Panitia melaporkan hampir 9.000 pengunjung dari 75 negara hadir dalam pameran tersebut, dengan 215 eksibitor dari 17 negara mengisi 605 booth. Sesi konferensinya sendiri dihadiri sekitar 600 delegasi dari 22 negara. Berdasarkan hasil survei pascaacara, potensi penjualan bisnis yang dihasilkan diperkirakan mencapai lebih dari USD1,48 miliar atau setara lebih dari RM6 miliar dalam enam bulan mendatang.

Bacaan Lainnya

Presiden MARGMA, Oon Kim Hung, menyebut tingginya partisipasi ini menegaskan posisi IRGCE sebagai platform global penting bagi industri sarung tangan karet. Mengangkat tema “Synergising Innovation: Redefining the Future of the Rubber Glove Ecosystem”, acara ini mempertemukan produsen, pembeli, pemasok, penyedia teknologi, peneliti, hingga regulator. Topik yang dibahas mencakup perdagangan global, otomatisasi, kecerdasan buatan, material baru, keberlanjutan, regulasi, hingga pengembangan talenta industri.

Prospek Industri Sarung Tangan Karet Malaysia

Pada semester pertama 2026, ekspor sarung tangan karet Malaysia tercatat lebih dari RM7 miliar, atau sekitar 66 persen dari total ekspor produk karet negara tersebut. MRC memproyeksikan konsumsi sarung tangan global akan mencapai sekitar 405 miliar lembar pada 2026, naik signifikan dari sekitar 290 miliar lembar pada 2019, didorong permintaan dari sektor kesehatan, industri, hingga ruang bersih (cleanroom).

MARGMA menyampaikan apresiasi kepada MRC selaku co-host serta berbagai kementerian, sponsor, eksibitor, pembicara, dan delegasi yang berkontribusi atas kesuksesan acara. Setelah IRGCE 2026, MARGMA mengumumkan bahwa edisi ke-13 akan kembali digelar di Kuala Lumpur Convention Centre pada 5-7 September 2028.

Catatan Redaksi. Angka potensi bisnis seperti USD1,48 miliar itu lazimnya berasal dari survei pascaacara yang meminta eksibitor memperkirakan nilai transaksi dari pertemuan bisnis selama pameran, bukan penjualan yang sudah terjadi, sehingga sifatnya proyeksi minat untuk enam bulan ke depan. Cleanroom sendiri adalah ruang produksi dengan kontrol ketat terhadap debu dan partikel, dipakai antara lain di industri semikonduktor dan farmasi, sehingga sarung tangan untuk keperluan ini punya standar kebersihan lebih tinggi dibanding sarung tangan medis biasa.

Sumber: Malaysian Rubber Glove Manufacturers Association (MARGMA).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan