PLN NPC Ekspansi ke Malaysia Lewat Proyek Elektrifikasi ECRL

PLN NPC Ekspansi ke Malaysia Lewat Proyek Elektrifikasi ECRL

PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) resmi melangkah ke pasar internasional melalui keterlibatannya dalam proyek East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia. Proyek rel kereta tersebut menjadi penugasan luar negeri pertama bagi perusahaan EPC pelat merah ini setelah lebih dari dua puluh tahun mengerjakan berbagai proyek ketenagalistrikan di Indonesia.

Cakupan Pekerjaan di ECRL

Dalam proyek ECRL, PLN NPC dipercaya mengerjakan desain dan pembangunan sistem elektrifikasi di empat lokasi, meliputi switching station bertegangan 132 kV, saluran udara (overhead line), serta kabel bawah tanah (underground cable). Salah satu pencapaian teknis yang disoroti adalah penyelesaian jalur underground cable di FS02 sepanjang 10 kilometer, yang disebut sebagai salah satu feeder station UGC terpanjang yang pernah dikerjakan perusahaan.

Bacaan Lainnya

Sejumlah tonggak penyelesaian proyek tercatat sepanjang 2026, mulai dari energisasi FS01 Tunjung di Kelantan pada 15 Januari, disusul FS02 pada 25 Februari, FS09 pada 27 Februari, FS02 Underground Cable pada 30 April, hingga FS10 Gombak pada 29 Juni.

Modal dari Pengalaman di Dalam Negeri

Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, menyatakan bahwa keberhasilan menggarap proyek di Malaysia tidak lepas dari fondasi pengalaman yang dibangun perusahaan di Indonesia selama lebih dari dua dekade. Menurutnya, meski tantangan teknis dan koordinasi di proyek luar negeri berbeda, prinsip kerja seperti disiplin dan kolaborasi tetap menjadi kunci keberhasilan eksekusi.

Hendra juga menekankan peran tim lapangan yang bertugas jauh dari Indonesia dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja baru. Saat ini, di usianya yang memasuki tahun ke-23, PLN NPC menyebut proyek ECRL sebagai bagian dari upaya membangun kapabilitas dan kepercayaan di pasar EPC global.

Sumber: PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan