Uniqlo Hadirkan Alternatif Baru Outerwear & Koleksi Fleece dengan Peluncuran Lini Kolaborasi Uniqlo & White Mountaineeri

Jakarta, 21 September 2021 – Perusahaan ritel pakaian global UNIQLO hari ini mengumumkan peluncuran “UNIQLO dan White Mountaineering”, yang merupakan kolaborasi pertama UNIQLO dengan merek global asal Jepang White Mountaineering. Outerwear dan pakaian berbahan fleece telah lama menjadi kategori produk yang paling digemari di UNIQLO.

Koleksi yang menampilkan esensi outdoor khas White Mountaineering ini merupakan adaptasi terbaru dari LifeWear, dengan berbagai kemajuan baik dalam fungsi maupun desain. Pilihan produk dari kolaborasi ini akan tersedia di Indonesia mulai Jumat, 15 Oktober 2021.

“Saya memikirkan kembali nilai-nilai yang saya percayai sebagai seorang desainer serta cara menggunakan desain pakaian outdoor dan olahraga yang telah saya kembangkan di White Mountaineering untuk UNIQLO yang produknya digunakan oleh bermacam-macam orang,” kata desainer Yosuke Aizawa.

“Mendesain pakaian dalam sebuah premis ‘Pergerakan Manusia’ adalah prinsip yang saya terapkan. Itulah sebabnya saya memilih pola dan desain yang memberikan kenyamanan saat dipakai. Saya percaya bahwa kami telah berhasil menciptakan lini pakaian sehari-hari yang dapat dikenakan di mana pun kita berada.”

Pakaian sebagai bahasa umum bagi semua orang

Kolaborasi ini secara tegas menggabungkan tema keluarga dari desainer White Mountaineering Yosuke Aizawa dengan konsep UNIQLO LifeWear yang dibuat untuk semua orang. Sebanyak sembilan produk untuk pria, wanita, dan anak-anak dirancang sedemikian rupa sebagai sebuah bahasa umum yang dapat dimengerti oleh semua orang. Dengan desain yang cocok bagi seluruh keluarga, koleksi ini mengedepankan beragam siluet dan warna yang sesuai untuk segala situasi serta memanfaatkan kekuatan kedua merek ini secara maksimal.

Mengenai koleksi ini

UNIQLO Hybrid Down, outerwear generasi terbaru yang menampilkan kombinasi padding bulu angsa dan kapas, kini tersedia bagi pria dan wanita. Jaket parka pria memiliki ritsleting ganda di bagian depan yang merupakan ciri khas White Mountaineering, sementara jaket wanita memiliki siluet yang lebih santai dan menggabungkan desain punggung menyerupai jubah.

Jaket fleece yang diciptakan dengan melapisi dua jenis kain bulu domba diberikan sentuhan aksen militer sehingga cocok dengan gaya hidup perkotaan dan terlihat menarik bagi pria dan wanita. Pakaian anak menjadi pengalaman rancangan baru bagi Aizawa dan didesain sama seperti untuk orang dewasa dengan menyertakan sejumlah detail yang disukai anak-anak, seperti sebuah struktur di bagian leher yang membuat mantel—dalam balutan warna biru dan merah yang menyenangkan—lebih mudah dipakai dan dilepas.

PRIA

Jaket Parka Hybrid Down Oversized        Jaket Ultra Light Down Oversized     Jaket Fleece Oversized Lengan Panjang
Rp 1.690.000        Rp 1.290.000        Rp 699.000

WANITA                        ANAK

Jaket Parka Oversized Hybrid Down
Rp 1.490.000

Detail Koleksi

Jaket Parka Oversized         Pullover Fleece        Jaket Parka Warm     Pullover Fleece Mock Neck
Hybrid Down            Oversized Mock        Padded        Lengan Panjang
Rp 1.490.000        Rp 399.000        Rp 799.000    Rp 199.000

Tanggal peluncuran:    Jumat, 15 Oktober, 2021
Ketersediaan:        Koleksi lengkap tersedia di toko UNIQLO Pondok Indah Mall 3
dan toko online UNIQLO Indonesia
Website khusus:        https://www.uniqlo.com/whitemountaineering/21fw/id/

Produk    Style    Kisaran Harga (Rp)    Produk    Style    Kisaran Harga
(Rp)
Outerwear PRIA    2    1.290.000 – 1.690.000    Outerwear ANAK    1    799.000
Fleece PRIA    2    499.000 – 699.000    Fleece ANAK    2    199.000 – 299.000
Outerwear WANITA    1    1.490.000
Fleece WANITA    1    399.000

White Mountaineering – Yosuke Aizawa

Lahir pada tahun 1977. Setelah lulus dari Tama Art University dengan gelar di bidang desain tekstil, ia memulai White Mountaineering pada tahun 2006 dan telah merilis koleksi di Paris Fashion Week sejak tahun 2016. Aizawa telah mendesain untuk berbagai merek luar negeri. Dia juga seorang dosen tamu di Tama Art University.