7 Tips Mengoptimalkan Fitur Camera vivo X50 Pro untuk Membuat Film Pendek

79

Jakarta, 26 Agustus 2020 – Perkembangan beragam platform digital saat ini memfasilitasi setiap orang untuk berkreasi menciptakan konten.

Teknologi smartphone yang kian canggih juga mendukung para content creator menciptakan aneka konten, video, vlogging, bahkan hingga menciptakan karya film sendiri. Sebagai professional photography flagship smartphone pertama dari vivo Indonesia, vivo X50 Pro yang hadir dengan terobosan teknologi Gimbal Stabilization, tidak hanya mendukung aktivitas fotografi, namun juga memaksimalkan pengalaman mobile videography. Performa ini dibuktikan dengan raihan apresiasi sebagai “Best Vlogging Smartphone” dari Selular Awards 2020 untuk vivo X50 Pro.

 

Sutradara peraih penghargaan, Mouly Surya yang juga merupakan salah satu representative dari vivo X CLUB, mengungkapkan, “Sangat memungkinkan untuk menciptakan film hanya dengan sebuah smartphone yang dapat diandalkan seperti vivo X50 Pro.”

Mouly juga memberikan tipsnya dalam mengoptimalkan penggunaan vivo X50 Pro untuk membuat film berkualitas, “Tips yang paling utama sebelum membuat film adalah memiliki konsep atau cerita yang kuat dan Anda perlu tahu apa yang ingin Anda rekam. Selain itu, tentu saja harus mengenali dan memaksimalkan fitur dan pengaturan video yang akan digunakan pada kamera di vivo X50 Pro dengan baik. Pesan saya juga, sebagai movie maker teruslah berlatih, jangan takut gagal, karena selalu ada ada proses belajar dalam setiap karya diciptakan.”,” ungkap Mouly lebih dalam.”

 

Setidaknya ada 7 tips yang mudah diaplikasikan bagi siapa saja yang hendak membuat film dengan memaksimalkan vivo X50 Pro:

  1. Eksplorasi fitur kamera

Setiap pembuat film pasti harus mengenali kemampuan alat-alat yang dipakai dengan baik agar hasil produksi filmnya sesuai harapan. Dengan beragam fitur kamera yang ditawarkan, vivo X50 Pro memiliki beberapa fitur  yang dapat dieksplorasi. Salah satunya, konfigurasi quad camera-nya yang terdiri dari:

Kamera utama 48MP Pro Quad Camera yang dilengkapi sensor IMX598 dan teknologi Gimbal Stabilization; Kamera 13M Portrait Mode dengan fokus standar 50mm; Kamera 8MP Super Wide-Angle yang memiliki sudut pandang luas hingga 120 derajat dan Super Macro dengan fokus dekat 2,5 cm; serta 8MP Periscope kamera yang memiliki kemampuan 5x Optical Zoom hingga 60x Hyper Zoom.

Untuk merekam video layaknya profesional, pengguna dapat mengoptimasi kamera utama dengan pengaturan stabil di resolusi kamera 4K 60fps. Namun, saat pengguna merekam video dengan objek yang bergerak lebih hebat seperti saat berlari, resolusi dapat diubah hingga 1080p 60fps, dan mode Ultra Stable juga akan aktif secara otomatis pada resolusi ini. Mode Ultra Stable juga akan memberi kestabilan saat perekaman dengan cara klik ikon ‘tangan terbuka’ di sisi atas jendela layar.

 

 

  1. Kontrol kestabilan gambar dengan Gimbal Radar

Selain itu, pengguna dapat mengaktifkan fitur Gimbal Radar untuk mengontrol apakah kestabilan gambar sudah optimal. Fitur Gimbal Radar sendiri merupakan komponen software yang bekerja dengan memberikan panduan berupa animasi sebuah lingkaran dengan bola kecil yang bergerak di jendela layar yang menandakan pergerakan gimbal sebenarnya; Saat bola berada di titik tengah, berarti bingkai kamera berada pada titik kestabilan optimal sehingga pengguna dapat menangkap gambar dengan hasil lebih jernih.

 

 

  1. Manfaatkan fitur-fitur pada pengaturan Cinematic Master

Untuk memudahkan fokus kamera, pengguna bisa mengaktifkan pengaturan Motion Autofocus untuk mengunci fokus otomatis pada mata, tubuh atau objek yang diinginkan. Selain itu, pengguna juga dapat menemukan pengaturan Cinematic Master di sisi atas jendela layar dalam mode video, yaitu fitur Smart Zoom dan Art Portrait.

Fitur Smart Zoom dapat diaktifkan dengan klik ikon ‘kamera film’. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk memilih objek yang sedang bergerak agar tetap berada di tengah layar, sehingga akan mempermudah proses perekaman gambar. Sedangkan, untuk membuat rekaman yang lebih artistik, pengguna dapat menggunakan fitur Art Portrait dengan klik pada ikon ‘tiga lingkaran’ di sisi atas jendela layar. Dengan fitur ini pengguna dapat mengoptimalkan penggunaan algoritma Bokeh yang dapat diatur dengan akurat, atau aktifkanlah algoritma Mono yang dapat membuat objek lebih menonjol dalam latar belakang apapun.

Teknik color grading juga kerap diperlukan untuk pembuatan film yang apik saat proses pascaproduksi. Dengan fitur Art Portrait ini, pengguna juga dapat memanfaatkan keberadaan 26 filter trendi yang dapat memberikan sentuhan warna estetik dengan mudah dan cepat, yang tentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsep atau alur cerita dari film itu sendiri.

 

 

  1. Aktifkan 3D Sound Tracking

Objek yang bergerak akan menyulitkan kamera biasa dalam merekam suara dengan jelas. Untuk mengoptimalkan kualitas suara, vivo X50 Pro dilengkapi dengan standar tiga mikrofon untuk membentuk trio suara tiga dimensi (3D Sound Tracking) yang otomatis meningkatkan kualitas suara. Fungsinya akan lebih optimal dalam format landscape, di mana 3D Sound Tracking ini dapat dengan akurat mendeteksi suara yang datang dari berbagai penjuru.

Fitur 3D Sound Tracking ini juga membuat fokus suara hanya berada pada objek yang diinginkan. sehingga hasil rekaman suara dalam video akan lebih jelas. Fitur ini juga dapat meredam kebisingan, serta menawarkan sistem perekaman suara dalam tiga mode; front, back dan surround recording. Pengguna dapat mengubah pengaturan ini kapanpun selama proses perekaman.

 

 

  1. Membuat suara tetap jernih walau dalam keadaan zoom

Fitur lain yang dapat memudahkan proses perekaman adalah fitur Audio Zoom. Fungsinya akan meningkatkan volume secara otomatis saat pengguna melakukan pembesaran atau zoom pada sebuah objek, sehingga membantu merekam video yang lebih jelas dengan suara yang lebih jernih. Bahkan saat proses zoom 1x sampai 10x, volume audio dapat meningkat hingga 12dB.

 

 

  1. Menangkap gambar dari jarak jauh

Saat mengambil gambar di perkotaan atau alam terbuka yang memiliki pemandangan menakjubkan, pengguna dapat lebih leluasa menangkap objek yang berada di kejauhan dengan memaksimalkan fitur 5x Optical Zoom. Bahkan pembesaran yang stabil secara digital dapat dilakukan hingga 10x berkat adanya integrasi teknologi Gimbal Stabilization.

 

 

  1. Gunakan kemudahan edit sekali tap

Proses pascaproduksi kerap menyulitkan, karena selain harus mengolah potongan-potongan video hingga menjadi sebuah film utuh, editor juga kadang harus menciptakan video cuplikan berdurasi pendek atau teaser yang bisa diunggah ke media sosial.

vivo X50 Pro memiliki fitur edit sekali tap di mana editor dapat bereksplorasi dengan fitur ini dan menciptakan video highlight berdurasi 15 detik dengan beragam template yang dapat mengubah rekaman mentah menjadi hasil karya seni yang artistik.

 

 

Product Manager vivo Indonesia, Hadie Mandala menambahkan, “vivo X50 Pro mengandalkan teknologi Gimbal Stabilization yang dapat membuat rekaman video lebih stabil. Perangkat gimbal sendiri merupakan standar yang kerap digunakan dalam proses produksi film secara profesional. Integrasi Sistem Kamera gimbal dalam perangkat smartphone vivo X50 Pro, juga memungkinkan adanya fitur-fitur inovatif lain seperti Smart Zoom dan 3D Sound Tracking yang dapat membantu para pembuat film lebih mudah menciptakan film kreatif dan sinematik seperti seorang profesional.”

BNI Syariah, Vivo, Signify, Abbott, Kementrian PUPR RI, Inspirational Video, Motivational Video