
Harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di level US$63.334 pada 14 Agustus 2026, atau terkoreksi sekitar 45,98% secara tahunan. Menurut CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, penurunan tajam ini perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas, mengingat basis pembanding tahun lalu sangat tinggi ketika BTC sempat mencetak rekor di atas US$120.000.
“Ini bukan semata-mata BTC sedang dalam tren penurunan struktural, melainkan proses normalisasi setelah euforia harga yang sangat tinggi tahun lalu,” ujar Yudho. Ia menyoroti area US$62.000–US$65.000 sebagai zona penting yang menunjukkan apakah permintaan pasar masih mampu menahan tekanan jual.
Proyeksi Harga Beragam hingga Akhir Tahun
Sejumlah analis global memproyeksikan rentang harga yang lebar untuk paruh kedua 2026. Skenario konservatif menempatkan BTC di kisaran US$45.000–US$90.000, skenario optimistis di US$95.000–US$120.000, sementara skenario paling bullish membuka peluang penguatan hingga sekitar US$150.000. Yudho menekankan bahwa investor sebaiknya tidak berpatokan pada satu angka prediksi mengingat karakter Bitcoin yang sangat volatil.
Ia menyebut empat faktor utama yang akan menentukan arah BTC ke depan: kebijakan suku bunga The Fed, arus dana ETF Bitcoin spot, kondisi makroekonomi dan geopolitik global, serta faktor teknikal dan siklus pasar. Inflow ETF yang konsisten dan pelonggaran moneter The Fed berpotensi mendorong minat terhadap aset berisiko, sementara kegagalan bertahan di atas US$60.000 dapat membuka ruang koreksi lanjutan.
Pasar Tunggu Keputusan BI dan Notulen The Fed
Perhatian pasar pekan depan akan tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18–19 Agustus serta rilis notulen FOMC pada 19 Agustus. Rupiah sempat menguat ke Rp17.750 per dolar AS pada 10 Agustus sebelum bergerak di kisaran Rp17.855–Rp17.881, sementara IHSG naik ke 6.373,85 pada 12 Agustus. Yudho menilai Bitcoin perlu menembus US$65.300 secara meyakinkan untuk membuka peluang penguatan lanjutan, sementara kegagalan bertahan di US$64.000 berisiko meningkatkan tekanan jual.
Sumber: FLOQ.





