
LIF Indonesia resmi memperkenalkan LIF Nutri, fitur nutrisi terbaru di aplikasi LIF yang dirancang untuk memudahkan pengguna memantau pola makan sehari-hari. Fitur ini menjadi pilar wellness keempat dalam ekosistem LIF, melengkapi pilar Physical, Rest, dan Glucose Wellness yang sudah ada sebelumnya.
Cukup Foto, Kalori Langsung Terhitung
Andalan utama LIF Nutri adalah AI Meal Log. Pengguna tinggal memotret makanan melalui aplikasi, lalu sistem AI akan mengenali jenis makanan dan memberikan estimasi kandungan kalori, karbohidrat, protein, serta lemak. Pendekatan ini menggantikan proses pencatatan manual yang selama ini dianggap merepotkan bagi banyak orang yang ingin mulai menjaga pola makan.
Selain AI Meal Log, LIF Nutri juga menyediakan Calorie Calculator, Macronutrient Calculator, Personal Daily Meal Handbook sebagai panduan makan harian, serta Daily Menu Ideas untuk membantu menentukan pilihan menu. Fitur ini dikembangkan bersama Emilia Achmadi, Sport Nutritionist yang juga tergabung dalam tim ahli gizi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia.
Terintegrasi dengan Smart Ring
LIF Nutri saat ini hanya tersedia bagi pengguna yang telah menghubungkan LIF Core Smart Ring dengan aplikasi LIF, tanpa biaya langganan tambahan. Dengan begitu, data nutrisi dapat dilihat bersama data aktivitas fisik, kualitas tidur, dan tren glukosa dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
dr. Eka Suradji, Medical Advisor LIF Indonesia, mengatakan fitur ini dibuat untuk menyederhanakan kebiasaan mencatat makanan yang selama ini terasa rumit bagi banyak orang. Menurutnya, dengan hanya memotret makanan, pengguna bisa langsung mendapat gambaran nutrisi dan melihatnya berdampingan dengan data kesehatan lain di aplikasi.
Catatan Redaksi. Estimasi kalori dari foto seperti ini umumnya bekerja dengan model computer vision yang dilatih mengenali jenis dan porsi makanan, lalu mencocokkannya dengan basis data kandungan gizi rata-rata per jenis makanan, bukan menimbang atau menganalisis kandungan makanan secara langsung. Karena itu, hasilnya berupa estimasi yang mendekati, bukan angka pasti seperti pengukuran laboratorium.
Sumber: LIF Indonesia.





