BINUS HealthTech Festival 2026: Dorong Layanan Kesehatan Merata

BINUS HealthTech Festival 2026: Dorong Layanan Kesehatan Merata

BINUS University menyelenggarakan BINUS HealthTech Festival 2026 di kampus BINUS @Anggrek, mengangkat tema besar mengenai bagaimana teknologi dapat mendukung Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia. Acara ini mempertemukan pemerintah, industri kesehatan, tenaga medis, peneliti, akademisi, dan mahasiswa untuk membahas perluasan akses layanan kesehatan yang berkualitas.

Indonesia masih menghadapi tantangan kesehatan seperti kondisi geografis yang luas, kesenjangan akses antarwilayah, keterbatasan tenaga kesehatan, hingga tingginya beban penyakit dan biaya layanan. Perkembangan kecerdasan buatan, rekayasa biomedis, dan teknologi kesehatan digital dinilai membuka peluang memperkuat diagnosis, layanan jarak jauh, serta pengelolaan data medis.

Bacaan Lainnya

Dari Riset ke Solusi Nyata

Vice Rector for Research and Technology Transfer BINUS University, Prof. Dr. Juneman Abraham, menegaskan bahwa UHC tidak cukup diukur dari cakupan kepesertaan, tetapi juga kualitas layanan yang benar-benar dapat diakses masyarakat. Senada dengan itu, penanggung jawab penyelenggaraan, Dr. Syauqi Abdurrahman Abrori, menyebut festival ini sebagai jembatan interdisipliner agar riset teknologi kesehatan tidak berhenti di laboratorium.

Rangkaian acara mencakup Youth HealthTech Innovator, Research Short Course in Advanced Medical Informatics, HealthTech R&D Exhibition, forum riset bersama British Council dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, hingga Plenary Seminar yang dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie serta Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono.

Festival ini juga menjadi momentum penandatanganan kerja sama dengan RSD Gunung Jati Cirebon, RS An-Nisa Tangerang, dan Teknologi Kedokteran ITS untuk mendorong validasi dan implementasi hasil riset. Pameran bertema teknologi kesehatan terjangkau turut menampilkan purwarupa dari BINUS bersama ITB, UI, ITS, BRIN, serta mitra industri seperti Halodoc dan Medimedi, sekaligus mengumumkan pemenang kompetisi Youth HealthTech Innovator 2026 dari kalangan siswa SMA.

Sumber: BINUS University.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan