RevComm Indonesia Resmi Pindah Kantor ke Summitmas 1

RevComm Indonesia Resmi Pindah Kantor ke Summitmas 1

PT RevComm APAC Indonesia mengumumkan perpindahan kantor operasionalnya di Jakarta, efektif mulai 1 September 2026. Perusahaan penyedia solusi AI Voice Analytics bernama MiiTel ini kini menempati ruang yang lebih luas di gedung yang sama, yaitu Summitmas 1, Startup Zone Lantai 3, kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

Perpindahan ini dilakukan seiring pertumbuhan tim RevComm Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan yang mulai beroperasi di Indonesia pada 2021 dengan tujuh karyawan itu kini telah memiliki lebih dari 40 karyawan, termasuk tim engineer yang baru dibentuk pada akhir 2025.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Kolaborasi dan Kepercayaan Pelanggan

Country Manager RevComm Indonesia, Hargunadi Soemantri, menyampaikan dalam acara peresmian kantor baru bahwa langkah ini diharapkan memperkuat kolaborasi tim serta sinergi dengan para mitra. Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan pelanggan sebagai fondasi utama bagi perusahaan berbasis SaaS seperti RevComm.

Sejak berdiri di Jepang pada 2017, RevComm menerapkan budaya kerja jarak jauh yang fleksibel. Namun perusahaan menilai interaksi tatap muka tetap diperlukan untuk mempererat kebersamaan antarkaryawan, mempercepat hubungan dengan pelanggan, dan memicu ide-ide baru lewat percakapan informal yang sulit tercipta lewat kerja remote semata.

Oleh karena itu, kantor baru yang lebih luas ini diposisikan bukan sebagai pengganti sistem kerja remote, melainkan pelengkapnya. Ruang kantor difungsikan sebagai tempat bertemu dan berkolaborasi, sementara fleksibilitas kerja tetap dipertahankan sebagai bagian dari budaya perusahaan.

Catatan Redaksi. AI Voice Analytics seperti MiiTel bekerja dengan merekam dan menganalisis percakapan telepon penjualan atau layanan pelanggan, lalu mengubahnya jadi data yang bisa dievaluasi, misalnya durasi bicara, sentimen, atau kata kunci tertentu. Model bisnis SaaS, singkatan dari software as a service, mengandalkan pelanggan yang terus berlangganan dari waktu ke waktu, sehingga kepercayaan dan hubungan jangka panjang menjadi penting dibanding penjualan satu kali putus seperti perangkat lunak konvensional.

Sumber: PT RevComm APAC Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan