Telkom AI Center Makassar Latih UMKM Bikin Konten Instagram Pakai AI

Telkom AI Center Makassar Latih UMKM Bikin Konten Instagram Pakai AI

Telkom AI Center Makassar menggelar program bertajuk “AI Clinic for Business: Ngonten di Instagram Lebih Mudah dengan AI” di Telkom AI Center of Excellence Makassar pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini ditujukan bagi pelaku UMKM, startup founder, dan mahasiswa yang ingin mempercepat proses pembuatan konten promosi di Instagram menggunakan kecerdasan buatan.

Sebanyak 29 peserta membawa perangkat masing-masing untuk mengikuti sesi praktik langsung. Selain memahami dasar pemanfaatan AI, peserta diajak merancang ide kampanye digital, menyusun copywriting, hingga membuat materi visual untuk kebutuhan promosi di media sosial.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Showcase Tujuh Inovasi AI

Acara ini juga diramaikan dengan showcase dari AI Connect Innovation Lab, menampilkan tujuh tim yang mendemonstrasikan produk berbasis AI, yaitu ASPIRA AI, T-Save, AgriVision AI, GrowMate AI, EksporIn, AI Order, dan Fitcheck AI. Ragam solusi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga ekspor, sekaligus menjadi ajang bagi tim pengembang untuk mendapat masukan dari peserta lain.

Dalam sesi keynote, Executive General Manager Divisi Digital Product Telkom Indonesia, Komang Budi Aryasa, menekankan pentingnya penguasaan AI di tengah percepatan transformasi digital. Ia menilai talenta yang menguasai AI akan lebih siap beradaptasi dengan perubahan teknologi ke depan. Sesi praktik sendiri dipandu oleh Akhmad Furqan, Founder & Trainer Skillforcuan, yang membimbing peserta lewat studi kasus produksi konten secara langsung.

Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Makassar berharap UMKM dapat lebih mandiri mengadopsi teknologi AI untuk mendukung pemasaran digital, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem bisnis lokal yang adaptif dan berdaya saing.

Catatan Redaksi. AI generatif untuk konten sosial media biasanya membantu dua tahap sekaligus, menyusun teks promosi (copywriting) berdasarkan prompt atau data produk, dan menghasilkan gambar atau elemen visual tanpa perlu keahlian desain maupun fotografi profesional. Bagi UMKM, ini memangkas biaya dan waktu produksi konten yang biasanya bergantung pada jasa desainer atau fotografer, sehingga promosi bisa lebih sering diperbarui dengan sumber daya terbatas.

Sumber: Telkom AI Center Makassar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan