
Sanct Social, aplikasi sosial buatan Indonesia untuk lingkaran sahabat dekat dan keluarga, membuka booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara”, ajang tahunan SMA Tarakanita 2 di Pluit, Jakarta Utara. Booth berlangsung Sabtu (18/10) di Ruangan Nova 6, terpisah dari lapangan pertandingan, dan dibuka selama jam gerbang acara pukul 08.00-17.30 WIB.
Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” sendiri berlangsung 16-23 Oktober 2026 dan ditutup dengan closing ceremony pada 24 Oktober. Ajang ini mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah dalam rangkaian pertandingan dan bazar bertema bulan dan bintang.
Mengatasi teman baru yang mudah hilang
Sanct Social menyoroti kebiasaan umum di ajang pelajar: bertemu orang baru, bertukar akun media sosial, lalu kontak itu tenggelam begitu saja di antara ratusan unggahan orang lain. Aplikasi ini dirancang untuk lingkaran kecil, di mana teman pertama ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR. Setiap momen yang dibagikan kemudian tersimpan sebagai “bintang” di ruang pribadi bernama Parallel Universe, tanpa iklan dan tanpa orang asing di dalam lingkaran.
Di booth Ruangan Nova 6, pengunjung dapat langsung mengunduh aplikasi, menambahkan teman yang datang bersamanya lewat pemindaian kode, lalu melihat momen pertama mereka berubah menjadi bintang pada hari yang sama. Bagi yang memasang aplikasi di lokasi, tersedia hadiah gratis selama persediaan masih ada, mulai dari headphone, phone holder, paper bag, hingga sport towel.
“Keseruan adu skill dan pertemanan baru di Tar2Cup sayang sekali kalau cuma lewat begitu saja setelah acaranya selesai,” ujar pendiri Sanct Social, Sion Abednego, dalam keterangan resmi, Jumat (17/10). Ia menambahkan bahwa aplikasi ini dibangun agar koneksi yang dimulai dari pertemuan langsung tetap terjaga.
Sanct Social tersedia gratis dan tanpa iklan di App Store untuk sejumlah negara termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, hingga Jepang, dengan dukungan bahasa Indonesia, Inggris, Melayu, dan Hindi. Versi Android belum tersedia, sementara aplikasi ini telah digunakan lebih dari 1.000 orang.
Catatan Redaksi. Berbeda dari media sosial terbuka yang memungkinkan siapa saja terhubung lewat pencarian nama atau nomor, mekanisme pindai kode QR tatap muka membuat pertemanan hanya bisa terbentuk antara orang yang benar-benar bertemu langsung, bukan lewat permintaan dari orang asing di dunia maya. Model tanpa iklan seperti ini biasanya dibiayai lewat biaya berlangganan atau fitur premium, bukan dari data pengguna yang dijual ke pengiklan.
Sumber: Sanct Social.





