
PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) tengah melaksanakan sejumlah pekerjaan preservasi di ruas Tol Jakarta-Cikampek mulai akhir Agustus 2026. Pekerjaan yang dijalankan oleh Maintenance Service Area (MSA) Jakarta-Cikampek ini bertujuan menjaga kondisi infrastruktur jalan tol agar tetap aman, nyaman, dan andal bagi pengguna.
Preservasi mencakup rekonstruksi perkerasan fleksibel, rekonstruksi perkerasan rigid, hingga pekerjaan scrapping filling di beberapa titik pada Jalur A dan Jalur B, termasuk area Akses Masuk Kalihurip 2. Pekerjaan dilakukan bertahap dengan memperhatikan kondisi lalu lintas serta penerapan manajemen keselamatan di lokasi kerja.
Titik dan Jadwal Pekerjaan
- Rekonstruksi fleksibel di KM 33+300-33+550 Jalur A, sepanjang 250 meter, 22-27 Agustus 2026.
- Rekonstruksi rigid di KM 35+700-35+500 Jalur B, sepanjang 200 meter, 23-28 Agustus 2026.
- Rekonstruksi rigid di KM 23+380-23+150 Jalur B, sepanjang 230 meter, 23-28 Agustus 2026.
- Scrapping filling Jalur A dari KM 06+920 hingga KM 23+950, berlangsung 24-31 Agustus 2026 pukul 22.00-05.00 WIB.
- Scrapping filling Jalur B dari KM 57+061 hingga KM 30+215, berlangsung 24-30 Agustus 2026 pukul 22.00-05.00 WIB.
- Scrapping filling di Akses Masuk Kalihurip 2, berlangsung 24-31 Agustus 2026 pukul 22.00-05.00 WIB.
Direktur Utama JMTM menyatakan bahwa pekerjaan preservasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol, sekaligus memastikan standar pelayanan bagi pengguna jalan tetap terpenuhi.
Selama masa pengerjaan, pengguna jalan diimbau mengurangi kecepatan, mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, serta menjaga jarak aman ketika melintasi area kerja. Pengguna jalan juga disarankan mengecek informasi lalu lintas terkini sebelum melakukan perjalanan melalui ruas ini.
Catatan Redaksi. Perkerasan fleksibel adalah struktur jalan berbahan aspal yang lentur menahan beban, sementara perkerasan rigid memakai lapisan beton semen yang lebih kaku, dua metode ini biasa dipakai bergantian di ruas tol sesuai kondisi tanah dan beban kendaraan. Scrapping filling sendiri merupakan proses mengupas lapisan permukaan yang retak atau bergelombang lalu mengisinya kembali dengan material baru, cara ini lebih cepat dan tidak semahal rekonstruksi total sehingga sering dipilih untuk kerusakan yang belum parah.
Sumber: PT Jasamarga Tollroad Maintenance.





