
PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melalui Area Jakarta-Cikampek melaksanakan pekerjaan preservasi di sejumlah titik Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai 27 September hingga 4 Oktober 2026. Pekerjaan ini bertujuan menjaga kondisi perkerasan jalan sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna tol.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi scrapping dan filling, serta rekonstruksi kaku dan lentur, di jalur arah Jakarta, jalur arah Cikampek, dan akses menuju kawasan Kalihurip, Cikarang, dan Karawang.
Titik dan Jadwal Pekerjaan
Pekerjaan scrapping dan filling pada jalur arah Jakarta dilaksanakan bertahap pada 28 September-3 Oktober 2026 pukul 21.00-05.00 WIB, mencakup beberapa segmen antara KM 47 hingga KM 30, termasuk area sekitar KM 47, KM 38, KM 34, dan KM 30. Pekerjaan serupa juga dilakukan di akses masuk Kalihurip 2 pada periode yang sama.
Sementara itu, rekonstruksi kaku dan lentur berlangsung di KM 22+500 dan KM 35+100 arah Cikampek sejak 27 September hingga 1 Oktober 2026, serta di off ramp Cikarang Timur arah Cikampek mulai 27 September pukul 01.00 WIB hingga 4 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.
Direktur Utama JMTM, Suchandra P. Hutabarat, menyatakan bahwa preservasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur tol. JMTM mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area pekerjaan, terutama pada malam hingga dini hari, dengan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Informasi lalu lintas terkini dapat diakses lewat aplikasi Travoy atau One Call Center 133.
Catatan Redaksi. Scrapping and filling adalah metode mengikis lapisan aspal yang rusak lalu menambalnya kembali agar permukaan jalan rata, biasanya untuk perbaikan yang tidak terlalu dalam. Rekonstruksi kaku memakai struktur beton bertulang sedangkan rekonstruksi lentur memakai lapisan aspal, dan keduanya dipilih sesuai tingkat kerusakan perkerasan di titik tersebut. Pekerjaan malam hari dipilih karena volume kendaraan lebih rendah sehingga gangguan arus lalu lintas bisa ditekan.
Sumber: PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM).





