BE:FIRST Gebrak LaLaLa Festival 2026, Debut Perdana di Jakarta

BE:FIRST Gebrak LaLaLa Festival 2026, Debut Perdana di Jakarta

Grup dance dan vokal asal Jepang, BE:FIRST, tampil perdana di Indonesia dalam gelaran LaLaLa Festival 2026 yang berlangsung di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (23/8/2026). Selama sekitar 60 menit di panggung utama, keenam personel — SOTA, SHUNTO, MANATO, RYUHEI, JUNON, dan LEO — membawakan 14 lagu yang memadukan vokal, rap, dan koreografi energik di hadapan ribuan penonton.

Antusiasme penggemar sudah terlihat sejak sore hari, dengan banyak penonton mengenakan atribut bertema BE:FIRST sambil menanti penampilan dimulai pukul 18.00 WIB. Grup ini membuka pertunjukan dengan lagu “Boom Boom Back”, “GRIT”, dan “Secret Garden”, sebelum berlanjut ke deretan lagu populer lain seperti “Missing”, “Brave Generation”, hingga “BRUCE WAYNE”.

Bacaan Lainnya

Interaksi Hangat dengan Penggemar Indonesia

Sepanjang penampilan, para personel beberapa kali menyapa penonton dengan bahasa Indonesia, termasuk mengucapkan “terima kasih” dan menyebut makanan khas seperti sate dan nasi goreng, yang langsung disambut riuh penonton. Momen ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi penggemar yang hadir, yang menilai upaya para personel belajar bahasa dan budaya lokal sebagai bentuk kedekatan dengan audiens Indonesia.

Penampilan di Jakarta ini berlangsung di tengah momentum penting perjalanan internasional BE:FIRST. Sebelumnya pada Mei 2026, grup ini menggelar konser stadion solo pertama mereka di Ajinomoto Stadium, Tokyo. Mereka juga baru merilis single “BRUCE WAYNE” bersama rapper Amerika Flo Milli dan produser ATL Jacob pada akhir Juli 2026.

Setelah tampil di Jakarta, BE:FIRST dijadwalkan merilis Global EP berjudul “WATCH ME” pada 18 September 2026, sekaligus melanjutkan rangkaian BE:FIRST World Showcase 2026 ke sejumlah kota lain termasuk Bangkok, Taipei, Manila, dan New York.

Catatan Redaksi. BE:FIRST dibentuk lewat program survival audisi “THE FIRST” pada 2021 yang digagas label BMSG milik SKY-HI, konsep yang mirip ajang pencarian bakat tapi hasilnya langsung debut sebagai grup utuh. Istilah “konser stadion solo” merujuk pada pertunjukan di venue besar yang biasanya hanya digelar artis dengan basis penggemar mapan, sehingga sering jadi penanda tingkat popularitas sebuah grup di Jepang. Sementara itu, rangkaian showcase di berbagai negara Asia dan Amerika lazim dipakai grup Jepang untuk memperluas pasar sebelum menggelar tur berskala penuh.

Sumber: BMSG.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan