
Penyanyi remaja Amagra merilis album terbarunya, Butterflies, yang kini sudah dapat dinikmati di Spotify, Apple Music, dan berbagai platform streaming musik lainnya. Album ini diluncurkan pada Minggu (30/8) melalui label Ninenote Music.
Butterflies berisi tujuh lagu yakni Butterflies, Masih Rindu, Big Girls Don’t Cry, Bilang Saja, Jalan Buntu, Ribbons in the Sky, dan Sing. Ketujuh lagu ini mengangkat tema emosi yang dekat dengan keseharian, mulai dari cinta, rindu, kehilangan, kebingungan, hingga proses menerima dan berdamai dengan keadaan.
Baca juga:
Konsep “Badai Perasaan”
Album ini mengusung konsep bertajuk “Badai Perasaan”. Nama Butterflies dipilih untuk menggambarkan sesuatu yang tampak kecil dan lembut namun membawa pengaruh besar, sejalan dengan perjalanan Amagra dalam membangun keberanian dan identitas musiknya. Konsep tersebut juga tercermin dalam visual album, yang dimulai dengan nuansa gelap sebagai simbol gejolak perasaan, lalu berangsur menghangat lewat rangkaian visualizer.
Dalam proses produksinya, Amagra kembali bekerja sama dengan Aminoto Kosin dan Irvnat, dua nama yang telah mendampingi perjalanan musikalnya sejak awal, mulai dari pembentukan karakter vokal hingga penyusunan lirik dan aransemen.
Sebelum Butterflies dirilis, lagu-lagu Amagra tercatat telah ditonton dan didengarkan secara luas, dengan lebih dari 800 ribu streams di Spotify serta digunakan dalam lebih dari 20 ribu unggahan media sosial yang meraup total lebih dari 226 juta tayangan.
Catatan Redaksi. Visualizer adalah video pendek beranimasi statis atau semi-dinamis yang menampilkan lirik atau elemen visual sederhana untuk menemani lagu tanpa membuat video klip penuh, cara umum musisi memperkenalkan lagu baru di YouTube dan media sosial dengan biaya produksi lebih rendah. Rilis serentak di berbagai platform streaming seperti Spotify dan Apple Music sendiri kini jadi praktik standar industri musik agar lagu bisa langsung diakses pendengar di mana pun mereka biasa mendengarkan musik.
Sumber: Amagra/Ninenote Music.





