
Harga emas dunia atau XAUUSD diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (10/9). Analisis dari Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia) menunjukkan indikasi pembentukan pola double bottom pada grafik harian, yang biasanya menjadi sinyal teknikal positif bagi kelanjutan tren naik.
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menyebut peluang penguatan emas masih terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support penting di kisaran 4.366 hingga 4.340. Selama zona tersebut tidak ditembus, struktur pergerakan pada time frame harian dinilai masih menunjukkan kecenderungan bullish, dengan target resistance terdekat di level 4.479 hingga 4.510.
Baca juga:
- Harga Emas Hari Ini Melemah, Analis Incar Support 4.281
- Harga Emas Gagal Tembus US$4.440, Berpotensi Turun ke 4.365
Sebaliknya, jika harga menembus ke bawah area support 4.340, Geraldo mengingatkan pelaku pasar untuk mewaspadai potensi perubahan arah tren karena tekanan jual berisiko kembali meningkat.
Faktor Fundamental Turut Membayangi
Di luar aspek teknikal, pergerakan emas juga dipengaruhi sejumlah sentimen fundamental. Berdasarkan rangkuman pemberitaan Reuters yang dikutip Dupoin Futures, emas masih mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik akibat konflik di Timur Tengah, yang membuat emas tetap diminati sebagai aset safe haven.
Pelaku pasar kini juga menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat, yakni Producer Price Index (PPI) pada hari ini dan Consumer Price Index (CPI) pada Jumat. Kedua data ini berpotensi memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed, yang menurut laporan Reuters saat ini diperkirakan memiliki peluang penyesuaian sekitar 60 persen. Kenaikan imbal hasil obligasi AS akibat ekspektasi tersebut berpotensi menjadi tantangan bagi emas, mengingat instrumen ini tidak memberikan imbal hasil bunga.
Dupoin Futures menilai respons harga emas terhadap area support dan resistance tersebut akan menjadi kunci untuk melihat arah pergerakan XAUUSD selanjutnya, terutama menjelang rilis data ekonomi penting AS dalam beberapa hari ke depan.
Sumber: Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia).





