
PT Akulaku Finance Indonesia mengimbau para pelanggannya untuk lebih berhati-hati saat membayar tagihan Akulaku maupun Akulaku PayLater melalui layanan Virtual Account (VA). Perusahaan menyoroti maraknya modus penipuan yang mengincar nasabah di tengah kemudahan transaksi digital, baik melalui ATM maupun mobile banking.
Tiga Langkah Pengecekan Sebelum Transfer
Akulaku merekomendasikan pelanggan melakukan pengecekan tiga kali atau “triple check” sebelum menekan tombol kirim, yakni memastikan nomor VA sudah benar, memastikan nama penerima yang muncul di sistem sesuai dengan nama pemegang akun atau resmi atas nama Akulaku, serta memastikan nominal yang dibayarkan sama persis dengan tagihan yang tertera di aplikasi.
Hanya Percaya Aplikasi Resmi
Perusahaan menegaskan bahwa nomor VA yang sah hanya bisa diperoleh langsung dari aplikasi resmi Akulaku. Pelanggan diminta tidak mudah percaya bila ada pihak yang mengaku sebagai karyawan, customer service, atau petugas penagihan yang menghubungi melalui WhatsApp, telepon, Telegram, atau media sosial dan meminta transfer ke nomor rekening tertentu. Akulaku menyatakan tidak pernah meminta pembayaran ke rekening pribadi.
Jika pelanggan mengalami kendala saat membuat VA di aplikasi, tim customer service resmi dapat membantu memberikan nomor VA, namun identitas petugas tersebut tetap harus diverifikasi terlebih dahulu.
Risiko Jika Salah Transfer
Akulaku memperingatkan bahwa transaksi VA yang sudah berstatus sukses bersifat final dan dana tidak dapat ditarik kembali jika salah kirim ke rekening penipu. Selain kerugian finansial langsung, tagihan yang belum tercatat terbayar juga akan tetap dikenakan denda keterlambatan, bunga berjalan, hingga penurunan skor kredit yang berdampak pada limit PayLater. Pelanggan yang menemukan indikasi penipuan diimbau segera melapor melalui live chat aplikasi atau call center resmi di nomor 1500920.
Sumber: PT Akulaku Finance Indonesia.





