SpaceX Kuartal III 2026: Pendapatan US$14,58 Miliar, Lampaui Target

SpaceX Kuartal III 2026: Pendapatan US,58 Miliar, Lampaui Target
Ilustrasi (AI)

SpaceX mencatatkan kinerja keuangan yang melampaui perkiraan Wall Street pada kuartal III 2026. Perusahaan antariksa milik Elon Musk itu membukukan pendapatan sebesar US$14,58 miliar, lebih tinggi dari proyeksi analis yang berada di kisaran US$12,7 miliar. Laba per saham (EPS) tercatat US$0,35, jauh di atas estimasi pasar sebesar US$0,15, sementara adjusted EBITDA mencapai US$8,81 miliar dibandingkan perkiraan US$6,59 miliar.

Bisnis AI Jadi Pendorong Utama

Lonjakan pendapatan ini didorong oleh ekspansi bisnis solusi dan infrastruktur kecerdasan buatan, yang ditopang oleh kontrak layanan cloud, akuisisi perusahaan teknologi Cursor, serta meningkatnya penggunaan model dan aplikasi AI termasuk Grok. Segmen ini saja menyumbang sekitar US$7 miliar pada kuartal tersebut, menandakan SpaceX kini tidak lagi hanya bergantung pada bisnis peluncuran roket dan konektivitas satelit. Namun ekspansi ini menuntut belanja modal besar, mencapai US$19,59 miliar, dengan US$16,44 miliar di antaranya dialokasikan khusus untuk infrastruktur AI.

Bacaan Lainnya

Starlink Tambah 1,6 Juta Pelanggan

Di sisi lain, layanan internet satelit Starlink juga tumbuh signifikan dengan pendapatan sekitar US$5,2 miliar pada kuartal III 2026. Jumlah pelanggan broadband konsumen globalnya kini mencapai sekitar 13,6 juta setelah bertambah 1,6 juta pelanggan baru dalam tiga bulan terakhir, memperkuat posisi Starlink sebagai salah satu sumber pendapatan utama perusahaan.

Wacana Merger dengan Tesla

Dalam paparan hasil kuartalan, Elon Musk juga menyinggung kemungkinan penggabungan bisnis SpaceX dengan Tesla. Ia mengungkapkan bahwa kedua perusahaan telah membentuk komite khusus berisi direktur independen untuk membahas gagasan tersebut, meski Musk menegaskan merger belum pasti terjadi dan masih memerlukan proses evaluasi lebih lanjut.

Analis mengingatkan bahwa kinerja keuangan yang kuat tidak selalu menjamin kenaikan harga saham secara berkelanjutan. Investor diimbau tetap mempertimbangkan valuasi, risiko bisnis, dan persaingan pasar sebelum mengambil keputusan investasi terkait perkembangan SpaceX maupun sektor teknologi secara umum.

Sumber: Nanovest.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan