
BINUS University memperkuat arah program studi Computer Science dengan fokus pada Artificial Intelligence (AI) di BINUS @Medan. Langkah serupa juga diterapkan di empat kampus regional lain, yaitu BINUS @Bekasi, BINUS @Bandung, BINUS @Malang, dan BINUS @Semarang, sebagai respons atas kebutuhan industri yang makin bergantung pada teknologi kecerdasan buatan.
Penguatan ini berjalan di bawah payung inisiatif bernama AI Empowers @ BINUS, yang bertujuan mengintegrasikan pemahaman dan pemanfaatan AI ke dalam seluruh ekosistem pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya diajak menjadi pengguna teknologi, tetapi juga didorong untuk mengembangkan dan menerapkan AI secara strategis, etis, serta bertanggung jawab.
Baca juga:
- BINUS @Bekasi Buka Program Artificial Intelligence untuk Mahasiswa
- Mahasiswa BINUS Juara 1 BCC IYREF 2026 dan Raih Best Speaker
Kurikulum Dipadukan dengan Proyek Industri
Selain kemampuan teknis di bidang ilmu komputer, mahasiswa juga dibekali pemahaman etika AI, komunikasi, kolaborasi, dan wawasan bisnis. Seluruh kompetensi ini diasah lewat pengerjaan proyek nyata yang melibatkan kolaborasi langsung dengan mitra industri.
Direktur Kampus BINUS @Medan, Tri Juniarty, menyebut langkah ini sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan berstandar global bagi generasi muda Sumatera Utara agar memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Sementara itu, Dekan School of Computer Science BINUS University, Derwin Suhartono, menegaskan kurikulum dirancang adaptif terhadap evolusi teknologi agar lulusan menguasai teori komputasi sekaligus kapabilitas riset teknologi cerdas.
Head of Computer Science Department BINUS @Medan, Evawaty Tanuar, menambahkan bahwa di tingkat program studi, mahasiswa didorong mendalami fondasi ilmu komputer sambil menguasai implementasi AI secara aplikatif dan bertanggung jawab melalui pengalaman belajar di kelas maupun proyek industri. Langkah ini menjadi fondasi bagi BINUS @Medan untuk mewujudkan visinya sebagai kampus Global Digitalpreneur yang mencetak talenta digital di Sumatera Utara.
Catatan Redaksi. Etika AI dalam pendidikan umumnya mencakup kesadaran soal bias algoritma, privasi data, dan dampak sosial dari sistem yang dibangun, bukan sekadar kemampuan teknis memprogram model. Pendekatan belajar lewat proyek industri sendiri lazim diterapkan kampus-kampus teknologi global karena mahasiswa langsung menghadapi masalah nyata perusahaan, berbeda dari metode kelas konvensional yang lebih banyak teori.
Sumber: BINUS University.





