
PT Railink (KAI Bandara) mencatat peningkatan jumlah penumpang layanan KA Srilelawangsa melalui Stasiun Araskabu sepanjang semester I tahun 2026. Kenaikan ini dinilai perusahaan sebagai bukti semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi harian.
Berdasarkan data perusahaan, rute Medan–Araskabu melayani 558.862 penumpang pada semester I 2026, naik 6,94% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebanyak 522.601 penumpang. Sementara itu, rute Araskabu–Kualanamu tercatat melayani 234.657 penumpang. Secara total, volume penumpang di Stasiun Araskabu mencapai 793.519 orang, tumbuh sekitar 1,82% dibandingkan tahun lalu.
Tarif Terjangkau dan Jadwal Padat
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyebut Stasiun Araskabu kini menjadi simpul transportasi yang kian diminati karena menghubungkan kawasan sekitarnya dengan Kota Medan maupun Bandara Internasional Kualanamu secara cepat. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan layanan yang mudah diakses, nyaman, aman, dan terjangkau.
Layanan KA Srilelawangsa menawarkan tarif mulai dari Rp5.000, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dari Araskabu ke pusat Kota Medan. KAI Bandara mengoperasikan 24 perjalanan setiap hari, memberi fleksibilitas jadwal bagi masyarakat yang bepergian untuk bekerja, sekolah, wisata, maupun menuju bandara.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket dapat diakses melalui situs resmi www.railink.co.id atau media sosial resmi KAI Bandara.
Catatan Redaksi. Tarif Rp5.000 yang disebut adalah tarif minimum untuk perjalanan jarak dekat seperti Araskabu ke Medan, karena KA bandara umumnya menerapkan skema tarif berjenjang sesuai jarak tempuh, bukan tarif tunggal untuk seluruh rute. Skema ini lazim dipakai kereta bandara agar penumpang perjalanan pendek antarstasiun tidak membayar setara tarif penuh menuju bandara.
Sumber: PT Railink (KAI Bandara).





