
PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) melaksanakan pekerjaan preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang guna menjaga kualitas infrastruktur agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pekerjaan ini mencakup metode Scrapping, Filling and Overlay (SFO) serta rekonstruksi perkerasan beton (rigid pavement) di sejumlah titik ruas tol tersebut.
Pekerjaan SFO dijadwalkan berlangsung bertahap pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026, umumnya pada malam hari pukul 18.00 hingga 06.00 WIB, di beberapa segmen Seksi A dan Seksi C dengan titik kilometer yang berbeda-beda. Selain itu, rekonstruksi rigid pavement di Seksi A KM 421+969 hingga KM 422+059 Jalur A Bahu Luar telah dimulai sejak 23 Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada 1 Agustus 2026.
Komitmen Jaga Keandalan Jalan Tol
Direktur Utama PT JMTM, Suchandra P. Hutabarat, menyatakan bahwa preservasi jalan tol merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kondisi infrastruktur agar tetap optimal. Menurutnya, pekerjaan dilakukan secara terencana dengan mengutamakan aspek keselamatan demi kelancaran mobilitas masyarakat.
Selama proses berlangsung, perusahaan bersama pengelola jalan tol menerapkan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan perlengkapan pengamanan seperti traffic cone, water barrier, lampu peringatan, rambu-rambu, serta petugas pengatur lalu lintas di lokasi kerja.
PT JMTM mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi waktu perjalanan, mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, menjaga batas kecepatan di sekitar area pekerjaan, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol. Perusahaan turut menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang timbul selama masa pekerjaan berlangsung.
Sumber: PT Jasamarga Tollroad Maintenance.




