
PT Waskita Beton Precast Tbk menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung di wilayah tersebut.
Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast, Fandy Dewanto, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada masyarakat terdampak. Ia berharap kolaborasi dengan PMI dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.
Bantuan Kebutuhan Dasar
Bantuan yang disalurkan melalui PMI mencakup hygiene kit, baby kit, serta sejumlah perlengkapan penunjang kebutuhan masyarakat. Barang-barang tersebut ditujukan untuk mendukung kebersihan, kesehatan, dan kebutuhan bayi selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Waskita Beton Precast turut mengapresiasi kerja PMI beserta para relawan yang mendampingi warga di lokasi terdampak. Perusahaan menilai pemulihan pascabencana memerlukan kepedulian dan gotong royong dari berbagai pihak, tidak hanya dari pemerintah tetapi juga dunia usaha.
Fandy menambahkan, kontribusi perusahaan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan lewat pembangunan infrastruktur, tetapi juga kehadiran saat masyarakat membutuhkan dukungan. Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tata kelola perusahaan yang baik (GCG) melalui program sosial yang berkelanjutan.
Catatan Redaksi. ESG (Environmental, Social, and Governance) dan GCG adalah kerangka yang dipakai perusahaan untuk menilai dampak lingkungan, sosial, dan tata kelolanya, bukan sekadar laba. Aksi tanggap bencana seperti ini lazim dicatat sebagai bagian dari pilar sosial dalam laporan keberlanjutan perusahaan, terpisah dari kegiatan bisnis inti seperti produksi beton pracetak untuk proyek infrastruktur.
Sumber: PT Waskita Beton Precast Tbk.





