BSI Maslahat Hadirkan Gerobak Usaha, Mas Udin Penyandang Disabilitas Kini Lebih  Percaya Diri dan Bersemangat Berdagang 

BSI Maslahat Hadirkan Gerobak Usaha, Mas Udin Penyandang Disabilitas Kini Lebih  Percaya Diri dan Bersemangat Berdagang 
BSI Maslahat

Jakarta, 28 April 2026 – BSI Maslahat memberikan dukungan usaha berupa gerobak booth  untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik, khususnya pelaku usaha mikro dari  kelompok rentan melalui Gerobak Maslahatpreneur. Salah satu, penerima Gerobak tersebut  adalah Chaerudin, yang akrab disapa Mas Udin, seorang penyandang disabilitas sejak lahir. 

Keterbatasan fisik tidak membuatnya berhenti berjuang. Mas Udin sehari-hari berdagang nasi  pecel dan lauk pauk di samping Polsek Menteng, Jakarta Pusat. Ia menjalankan usaha  tersebut bersama sang ibu. Sebelumnya, ia berjualan menggunakan meja sederhana. Tata  dagangan kurang rapi, ruang gerak sempit, dan penghasilan pun tak menentu. 

Read More

Sejak menerima bantuan Gerobak Maslahatpreneur dari BSI Maslahat, usaha yang dirintis  Mas Udin menunjukkan perkembangan signifikan. Tampilan dagangan menjadi lebih rapi dan  menarik, sehingga memudahkan pembeli memilih menu. 

Mas Udin berjualan setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Aktivitas usaha dimulai  sejak dini hari. Setelah menunaikan salat subuh, Mas Udin dan ibunya berangkat dari  rumahnya di kawasan Galur menuju lokasi berdagang dengan mengendarai sepeda motor.  Persiapan bahan dagangan telah dilakukan sejak malam hari. Setelah maghrib, ia dan ibunya  rutin berbelanja kebutuhan memasak di Pasar Gembrong untuk memastikan kualitas  makanan yang dijual tetap terjaga. 

Dalam sehari, Mas Udin mendapatkan omzet penjualan kini mampu mencapai Rp200 ribu  hingga Rp250 ribu. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan sebelumnya  yang berada di bawah jumlah tersebut. Kenaikan omzet ini menjadi suntikan semangat bagi  Mas Udin untuk terus bertahan dan berkembang.

“Alhamdulillah, setelah mendapatkan  gerobak dari BSI Maslahat, saya semakin pede dan semangat. Terima kasih kepada para  donatur BSI Maslahat. Semoga berkah barokah.” ujar Mas Udin. 

Di luar aktivitas berdagang, Mas Udin juga menjalani peran sebagai marbot di masjid yang  berada tidak jauh dari lokasi usahanya. Tugas tersebut dijalani dengan penuh tanggung  jawab, mulai dari menjaga kebersihan masjid hingga membantu kegiatan ibadah. Peran  ganda sebagai pedagang dan marbot mencerminkan semangat kemandirian sekaligus  pengabdian sosial yang tumbuh seiring usaha kecil yang dijalaninya. 

Program Maslahatpreneur merupakan program pemberdayaan ekonomi berbasis penguatan  usaha mikro yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian mustahik melalui penyediaan  sarana usaha serta pendampingan usaha. Program ini bertujuan untuk menyediakan sarana  usaha berupa gerobak yang layak bagi penerima manfaat, sekaligus meningkatkan kapasitas  usaha mustahik agar lebih produktif, berdaya saing, serta mampu menjaga keberlangsungan  usaha melalui dukungan aset usaha yang memadai. 

BSI Maslahat memandang bahwa pemberdayaan ekonomi melalui Program Gerobak  Maslahat merupakan bagian dari strategi membangun ekonomi inklusif, membuka ruang bagi  penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya untuk memperoleh akses yang adil  terhadap peluang usaha dan penghidupan yang layak. Program ini menjadi saksi bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah mampu menghadirkan perubahan  nyata sekaligus mengubah kehidupan para penerima manfaat ke arah yang lebih  bermartabat.

Related posts

Leave a Reply