Berkenalan Dengan Merlyne, 1st Winner Ambassador of UPH 2019

Ambassadors of UPH berfokus untuk menjadi refleksi dari seorang profil lulusan UPH yang holistik dan berlandaskan kepada Tuhan, berkeinginan selalu belajar, berkembang, dan tumbuh menjadi orang yang lebih baik setiap harinya.

Melalui seluruh tahapan penilaiannya, Merlyne, Mahasiswi Fakultas Psikologi 2017, sukses menyisihkan 20 finalis dan meraih posisi sebagai 1st Winner Ambassadors of UPH 2019. Ambassadors of UPH dilaksanakan pada Senin, 27 Mei 2019.

Read More

 

Bagi Marlyne pengalamannya di Ambassador of UPH adalah tempat untuk self-development dan uji rasa percaya diri. Hal inilah yang memotivasi Merlyne yang seorang pemalu, untuk mengikuti ajang tersebut. Merlyne juga menceritakan bahwa ia melakukan berbagai persiapan.

“Di Ambassador kita mendapat berbagai training dan kelas-kelas. Seperti kelas Erikson Psychosocial Stage Theory, Grooming Class, Communication Skill Presentation Techniques, Impromptu Speaking Class, Health & Wellness, Marketing Class, dan Business Etiquette Class. Dan dari kelas-kelas tersebut yang paling buat aku berguna sekali itu adalah kelas yang melatih Communication Skill. Karena disitu diajarkan bagaimana cara kita berbicara dan menarik audiences dalam berkomunikasi di lingkup massa” kata Merlyne.

 

Baginya Ambassadors of UPH sangat bermanfaat. Salah satunya adalah meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan dalam berbicara (public speaking). Apabila dahulu Merlyne merasa ragu dalam mengeluarkan pendapat, namun sekarang ia lebih bisa dan berani dalam mengungkapkannya.

“Aku bersama dengan Top 12 Ambassador of UPH, ingin bisa berdampak terutama di lingkup UPH. Karena sebenarnya memang tujuan utama dari Ambassador ini adalah untuk melayani. Salah satu caranya adalah dengan menjalankan project-project yang bisa memberikan perubahan kepada mahasiswa dan mahasiswi UPH” ungkap Merlyne.

Salah satu project yang Merlyne kerjakan adalah bertema reduce hunger dengan judul project ‘Do Not Waste Your Food’. Project ini mengajak mahasiswa-mahasiswi UPH untuk selalu menghabiskan makanan yang mereka makan dengan cara social awareness melalui social media dan poster. Merylne ingin meningkatkan rasa bersyukur dengan tidak membuang makanan.

 

Merasakan manfaatnya, Merlyne menyarankan mahasiswa-mahasiswi UPH untuk berani mencoba mengikuti Ambassador of UPH tanpa takut hasilnya akan bagaimana.

“Ambassador of UPH itu adalah sebuah pengalaman yang bukan tentang persoalan menang atau kalah. Yang terpenting adalah kita memberikan kesempatan untuk diri sendiri untuk mencoba hal yang baru” papar Merlyne.

Ajang Ambassadors of UPH 2019 oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pelita Harapan (BEM-UPH) dilaksanakan pada hari Senin, 27 Mei 2019 pukul 16.00 di Grand Chapel, Building C 6th Floor UPH. Selain itu Ambassadors of UPH juga menghadirkan kategori The Most Favorite yang diraih oleh Odelia Sabrina Taslim (Conservatory of Music, 2018), dan The Best Project Team yaitu diraih oleh Alishia Annabel Gozal (Food Technology, 2018), Qyrana Qynasih Nugraha (Hukum, 2018), dan Nicholas Charano (Hospitality Management, 2018).

 

Penilaian Ambassador of UPH dinilai berdasarkan visi dari UPH yaitu, True Knowledge, Faith in Christ, dan Godly Character. Kemudian penilaian lainnya adalah Ambassador harus menjadi good leader, good scholar, dan good citizen. Memiliki communication skill knowledge dan critical thinking juga menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh seorang Ambassador of UPH.

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, AMD Radeon, Vivo, UPH, Lion Air, Keunggulan Vivo V15, Kemenkes : Indonesia Papua New Guine Sepakat Lanjutkan Respon Outbreak Polio, DKV UPH Gelar Pameran Karya Mahasiswa Sekaligus Edukasi Fungsi Desain, RAENA

Related posts

Leave a Reply