VIHEF 2027, Pameran Halal Internasional Vietnam Digelar di Hanoi

VIHEF 2027, Pameran Halal Internasional Vietnam Digelar di Hanoi

Vietnam bersiap menggelar Vietnam International Halal Expo & Forum 2027 (VIHEF 2027) pada 22–24 April 2027 di Vietnam Exposition Center (VEC), Hanoi. Acara ini diselenggarakan oleh Informa Markets Vietnam dengan dukungan Vietnam Halal Certification Authority (HALCERT), dan dirancang sebagai platform perdagangan yang menghubungkan pelaku usaha Vietnam dengan pembeli, investor, serta mitra industri halal dari ASEAN, GCC, dan pasar global lainnya.

Mengusung tema “Where Vietnam Meets the Global Halal Economy”, VIHEF 2027 tidak hanya berupa pameran dagang konvensional, melainkan juga mencakup konferensi, program business matching, Hosted International Buyers Programme, hingga sesi presentasi bisnis bertajuk Halal Pitchfest bagi startup dan UKM.

Bacaan Lainnya

Cakupan Industri yang Lebih Luas

Sektor yang ditampilkan meliputi makanan dan minuman, farmasi, kecantikan, modest fashion, logistik dan sertifikasi, pariwisata ramah Muslim, keuangan syariah, hingga fintech. Pada penyelenggaraan perdananya, panitia menargetkan lebih dari 100 peserta pameran, lebih dari 3.000 pengunjung dagang, dan partisipasi dari lebih dari 20 negara di area seluas sekitar 5.000 meter persegi, termasuk melalui kehadiran paviliun negara.

Penyelenggara menyebut langkah ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi halal global yang menurut State of the Global Islamic Economy Report 2024/25 bernilai sekitar USD 2,43 triliun pada 2023 dan diproyeksikan mencapai USD 3,36 triliun pada 2028. Vietnam sendiri saat ini memiliki sekitar 1.000 perusahaan bersertifikasi halal, dengan nilai perdagangan bilateral ke negara-negara mayoritas Muslim mencapai sekitar USD 24,7 miliar pada 2025.

“VIHEF dikembangkan bukan sekadar sebagai pameran lainnya, melainkan sebagai platform perdagangan jangka panjang yang menghubungkan kapasitas produksi dan ekspor Vietnam dengan perekonomian halal global,” ujar Jeffrey Au, Business Development Director Asia & ASEAN, Informa Markets.

Catatan Redaksi. Sertifikasi halal yang dimaksud adalah proses verifikasi oleh lembaga resmi, dalam kasus Vietnam oleh HALCERT, bahwa suatu produk atau proses produksi memenuhi syarat kehalalan menurut syariat Islam, mulai dari bahan baku hingga rantai pasok. Sertifikat semacam ini menjadi syarat masuk ke pasar mayoritas Muslim seperti negara-negara GCC dan ASEAN, sehingga negara non-mayoritas Muslim seperti Vietnam perlu membangunnya agar produk ekspornya bisa diterima di pasar tersebut.

Sumber: Informa Markets Vietnam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan