BRIDS dan Pertamina Latih Praktisi Investor Relations Lewat SEHATI

BRIDS dan Pertamina Latih Praktisi Investor Relations Lewat SEHATI

PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) menggelar program pengembangan kompetensi pasar modal bernama SEHATI (Sehari Belajar Investasi) bagi praktisi investor relations (IR) di lingkungan Pertamina Group. Program ini digelar dalam dua sesi, yakni pada 27 Oktober 2026 dan 4 November 2026 di Jakarta, serta diikuti oleh tim IR Pertamina Holding dan sejumlah anak usahanya.

Kolaborasi ini muncul di tengah reformasi transparansi pasar modal Indonesia yang mencakup keterbukaan kepemilikan saham, penguatan klasifikasi investor, hingga kenaikan batas minimum saham beredar di publik (free float) menjadi 15% dengan tenggat pemenuhan bertahap mulai 31 Maret 2027. Bursa Efek Indonesia turut mendorong pelatihan bagi tim IR sebagai salah satu langkah pendukung reformasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Peran IR Makin Strategis

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per September 2026 menunjukkan investor asing, yang sebagian besar merupakan investor institusi seperti manajer investasi global, menguasai 39,67% dari total nilai saham sebesar Rp6.864,81 triliun di sistem C-BEST. Di sisi lain, jumlah investor reksa dana domestik melonjak menjadi 30,87 juta per September 2026, naik dari 19,19 juta pada akhir 2025. Kondisi ini membuat pemahaman terhadap cara investor institusi dan analis menilai perusahaan menjadi semakin penting bagi fungsi IR emiten.

VP Investor Relations PT Pertamina (Persero), Juferson Victor Mangempis, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari IR Development Program dalam kerangka IR Center of Excellence Pertamina Group. Menurutnya, kolaborasi dengan BRIDS memperkuat pilar People dalam kerangka 4K3P dan mendorong keselarasan kapabilitas IR di seluruh entitas Pertamina sesuai prinsip “Satu Payung, Empat Wajah”.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama BRIDS Fifi Virgantria menilai reformasi pasar modal tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga kesiapan pelaku pasar dalam membaca kebutuhan transparansi investor. Ia berharap program seperti SEHATI dapat menjadi bagian dari upaya bersama membangun pasar modal Indonesia yang lebih kredibel dan dipercaya investor.

Sumber: PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Pertamina (Persero).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan