
Perusahaan konsultan dan operator bisnis berbasis teknologi, Sanggabiz, akan menyelenggarakan konferensi bisnis bertajuk Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 November 2026, mulai pukul 13.00 WIB di Wyndham Garden Yogyakarta.
Mengangkat tema “From Resilience to Renewal”, forum ini ditujukan untuk membantu para pemimpin bisnis, pemerintah, akademisi, hingga talenta lokal menyusun langkah konkret menghadapi dinamika ekonomi 2027, mulai dari perubahan pasar hingga percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI). Penyelenggara menargetkan kehadiran sekitar 200 peserta tingkat atas, dengan komposisi mencakup eksekutif perusahaan, perwakilan pemerintah, pemimpin fungsional, pelaku startup, akademisi, dan media.
Baca juga:
Agenda dan Narasumber
Rangkaian acara akan membahas sejumlah topik seperti DIY Economic Blueprint, National Synergy, Business & Economy Outlook 2027, serta AI in Strategy Execution. Sejumlah nama yang dijadwalkan hadir sebagai pembicara antara lain Sandiaga Salahuddin Uno, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Rektor UGM Prof. Ova Emilia, Ketua Bidang UMKM dan Koperasi APINDO Ronald Walla, General Partner Kreaton Capital Ventures Edward Ismawan Chamdani, President Director SMESCO Indonesia Deddy A. Matondang, Presiden KORIKA Prof. Hammam Riza, serta Founder & CEO Sanggabiz Dwi Andi Rohmatika.
Selain sesi diskusi, acara ini juga akan menampilkan showcase interaktif berupa demonstrasi produk Sanggabiz seperti AiTax, SanggaBright, dan Dashboard 360, serta memberi ruang bagi wirausaha inklusif dari program Inclusive Business Accelerator yang digelar sebagai pre-event JBEO 2027.
Pendaftaran untuk menghadiri JBEO 2027 telah dibuka melalui formulir RSVP di situs resmi Sanggabiz, dengan informasi lanjutan dapat dipantau melalui akun Instagram resmi acara.
Catatan Redaksi. DIY dalam ‘DIY Economic Blueprint’ merujuk pada Daerah Istimewa Yogyakarta, bukan singkatan ‘do it yourself’ seperti yang umum dipakai dalam konteks lain. Forum semacam ini lazim digelar menjelang tutup tahun, mengumpulkan pemerintah daerah, kampus, dan pelaku usaha dalam satu panggung untuk menyamakan pembacaan arah ekonomi tahun berikutnya, sehingga kebijakan daerah dan strategi bisnis swasta bisa saling menyesuaikan sejak awal.
Sumber: Sanggabiz.





