Harga Emas Hari Ini 28 Oktober 2026: Waspadai Arah The Fed dan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini 28 Oktober 2026: Waspadai Arah The Fed dan Dolar AS
Ilustrasi (AI)

Harga emas dunia atau XAUUSD berpeluang melanjutkan tren penguatan setelah berhasil menembus zona konsolidasi sebelumnya. Meski demikian, pergerakan emas pada perdagangan Rabu (28/10/2026) masih berpotensi diwarnai koreksi jangka pendek, terutama setelah harga mendekati area resistance di kisaran US$4.050.

Breakout dari Zona Akumulasi

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat indikasi perubahan tren menuju arah bullish pada time frame empat jam (H4). Harga emas baru saja mengalami breakout dari zona akumulasi US$3.991–US$4.023, yang mengindikasikan tekanan beli mulai menguat dan membuka peluang bagi XAUUSD untuk membangun tren kenaikan baru.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Setelah breakout tersebut, harga emas berpotensi mengalami pullback menuju area US$4.011–US$4.023. Zona yang sebelumnya berperan sebagai resistance dalam fase konsolidasi itu kini berpeluang berubah fungsi menjadi support baru, sebuah indikasi yang lazim digunakan untuk mengonfirmasi kekuatan tren lanjutan.

Kemampuan harga bertahan di atas zona tersebut dinilai menjadi faktor kunci. Jika area itu mampu menahan tekanan jual, fase pullback berpotensi hanya menjadi konsolidasi sementara sebelum harga kembali naik. Sebaliknya, jika zona tersebut tertembus ke bawah, momentum bullish perlu dievaluasi ulang karena koreksi bisa berlanjut. Sejumlah rangkuman berita pasar juga menyebutkan XAUUSD sempat mendekati resistance US$4.050 sebelum berpotensi terkoreksi ke area support US$4.017.

Faktor The Fed dan Dolar AS

Di luar faktor teknikal, arah pergerakan emas masih sangat dipengaruhi oleh keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed), pergerakan dolar Amerika Serikat, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Jika The Fed mempertahankan suku bunga dengan sinyal hawkish, dolar AS berpotensi menguat dan menekan harga emas lebih lama. Sebaliknya, sinyal dovish dari The Fed maupun pelemahan dolar dan yield Treasury dapat mendukung daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Dupoin Futures mengingatkan bahwa analisis ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi, mengingat perdagangan instrumen berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Sumber: PT. Dupoin Futures Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan