Posyandu Lily di Sleman Diresmikan BRI Peduli untuk Kesehatan Ibu Anak

Posyandu Lily di Sleman Diresmikan BRI Peduli untuk Kesehatan Ibu Anak

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, bersama Rabu Biru Foundation, meresmikan Posyandu Lily yang telah direvitalisasi di Dusun Purworejo, Kalurahan Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 21 Oktober 2026. Peresmian ini merupakan bagian dari Program Desa BRILiaN 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan turut menghadirkan Kebun Pangan Perempuan di lokasi yang sama.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Corporate Secretary BRI Dhanny, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Wakapolda DIY Brigjen Pol. Eddy Djunaedi. Siti Hediati Soeharto mendorong agar Posyandu Lily dimanfaatkan secara rutin oleh para ibu untuk memantau tumbuh kembang anak, sekaligus mengapresiasi peran kader posyandu dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di tingkat masyarakat.

Bacaan Lainnya

Capaian Program hingga Oktober 2026

Corporate Secretary BRI Dhanny menyatakan bahwa keberhasilan program sosial perusahaan diukur dari manfaat nyata dan keberlanjutannya bagi masyarakat, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan. Hingga Oktober 2026, Program Desa BRILiaN 1.000 HPK telah merevitalisasi dua posyandu yakni Posyandu Matahari di Dusun Kaliurang Barat dan Posyandu Lily di Dusun Purworejo, serta melatih 32 kader dari 13 posyandu di wilayah tersebut.

Program ini juga telah menjangkau 21 ibu hamil dan 27 peserta kelas gizi melalui edukasi kehamilan dan pemenuhan nutrisi, memantau pertumbuhan 141 balita untuk deteksi dini risiko gangguan tumbuh kembang, serta memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 23 ibu hamil dan 24 balita dengan kondisi gizi kurang. Bupati Sleman Harda Kiswaya menilai Posyandu Lily memperkuat pelayanan kesehatan dasar sekaligus menjadi ruang edukasi bagi orang tua terkait gizi dan pola asuh anak.

Kebun Pangan Perempuan Berbasis Polybag

Selain posyandu, BRI turut meresmikan Kebun Pangan Perempuan berbasis polybag yang menghasilkan sayuran segar bebas pestisida kimia untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga dan bahan PMT lokal. Kebun ini melibatkan Kelompok Wanita Tani dalam pemanfaatan pekarangan, pengolahan, dan pemasaran hasil panen, sekaligus menjadi ruang belajar komunitas tentang pertanian berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan.

Catatan Redaksi. Pemberian Makanan Tambahan atau PMT adalah suplemen gizi tambahan, biasanya makanan padat energi, yang diberikan kepada ibu hamil atau balita yang terdeteksi kurang gizi melalui penimbangan rutin di posyandu. Program 1.000 Hari Pertama Kehidupan sendiri merujuk pada masa sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun, periode yang dianggap paling menentukan pertumbuhan otak dan fisik anak sehingga menjadi fokus banyak program gizi, termasuk upaya pencegahan stunting.

Sumber: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan