
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Gombong, bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN Regional Office Yogyakarta dan Masjid Ar Rahman Gombong, menyalurkan bantuan 13 tangki air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Buayan dan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (27/10). Bantuan ini disalurkan di tengah krisis air yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir akibat musim kemarau.
Kekeringan membuat warga di dua kecamatan tersebut kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Penyaluran bantuan melibatkan pemerintah desa setempat agar air bersih bisa menjangkau warga yang paling membutuhkan, khususnya di Desa Jatiroto (Kecamatan Buayan) dan Desa Somagede (Kecamatan Sempor).
Branch Office Head BRI Gombong, Supriyatno, mengatakan penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian BRI terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya. “Penyaluran bantuan air bersih ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar selama musim kekeringan. Kehadiran bantuan tersebut juga menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu warga yang sedang menghadapi kesulitan,” ujarnya.
Supriyatno menambahkan, BRI berkomitmen berkontribusi bagi masyarakat tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga lewat kegiatan sosial yang memberi manfaat nyata. Sinergi dengan YBM BRILiaN, rumah ibadah, dan pemerintah desa diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan serupa di masa depan.
Perwakilan pemerintah desa penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kepedulian tersebut, mengingat warga telah menghadapi kekeringan selama beberapa bulan dan bantuan air bersih sangat membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.
Catatan Redaksi. YBM BRILiaN adalah lembaga amil zakat milik karyawan BRI yang menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk program sosial seperti bantuan bencana. Distribusi air lewat truk tangki umum dilakukan saat kemarau panjang karena sumber air permukaan dan sumur warga mengering, sementara infrastruktur perpipaan di banyak desa belum menjangkau seluruh rumah tangga sehingga pasokan darurat jadi jalan tercepat memenuhi kebutuhan harian.
Sumber: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.





