
PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melakukan pekerjaan preservasi di Ruas Tol Jakarta–Cikampek berupa scrapping dan filling serta rekonstruksi perkerasan kaku dan lentur. Pekerjaan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin untuk menjaga kualitas permukaan jalan tol sekaligus mendukung keselamatan pengguna jalan.
Jadwal Scrapping dan Filling
Pekerjaan scrapping dan filling berlangsung mulai 26 Oktober hingga 1 November 2026, setiap malam pukul 21.00 hingga 05.00 WIB. Titik pengerjaan tersebar di jalur arah Cikampek maupun arah Jakarta, mulai dari sekitar KM 08 hingga KM 29, dengan lokasi berbeda setiap harinya. Pekerjaan serupa juga menyasar beberapa ramp dan simpang susun, yakni On Ramp Cikarang Timur, On Ramp Karawang Barat, dan On Ramp Kalihurip 2 secara bergiliran.
Penutupan Lajur untuk Rekonstruksi
Selain itu, JMTM juga mengerjakan rekonstruksi perkerasan kaku dan lentur yang membuat sejumlah lajur ditutup sementara. Di antaranya lajur 1 arah Cikampek pada KM 25+620–KM 25+800 yang berlangsung hingga 29 Oktober 2026, lajur 1 arah Jakarta pada KM 32+616–KM 32+681, serta On Ramp Simpang Susun Cikunir dari Bintara arah Cikampek pada malam 25–26 Oktober 2026.
Direktur Utama JMTM, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa pekerjaan ini dilakukan bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas hasil dan aspek keselamatan. Ia mengimbau pengguna jalan mengantisipasi perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pengguna jalan disarankan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengatur waktu perjalanan untuk mengantisipasi perlambatan di sekitar lokasi pekerjaan. Informasi lalu lintas terkini dapat dipantau lewat aplikasi Travoy atau kanal resmi Jasa Marga.
Catatan Redaksi. Scrapping and filling adalah proses mengikis lapisan aspal yang rusak lalu menggantinya dengan material baru. Perkerasan kaku dan lentur merujuk pada dua jenis struktur jalan tol, yang pertama berbasis beton dan yang kedua berbasis aspal, sehingga cara perbaikannya pun berbeda. Pekerjaan dijadwalkan pada jam malam karena volume kendaraan saat itu relatif lebih rendah, sehingga gangguan arus lalu lintas bisa diminimalkan.
Sumber: PT Jasamarga Tollroad Maintenance.