
Ajang “Ketapang Ethnic Day 2026 – Pemilihan Putra/Putri Ethnic Ketapang 2026” yang diselenggarakan di Citimall Ketapang mencatatkan rekor baru dengan menjaring 87 peserta dari berbagai kalangan usia. Kompetisi busana etnik ini diinisiasi oleh Kepatihan Manajemen (K-Manajemen) dan digelar untuk menyemarakkan Hari Kebudayaan Nasional yang jatuh pada 17 Oktober 2026.
Pendiri K-Manajemen, Yohanes Christ, yang akrab disapa Bang Krish, mengatakan ajang ini menjadi wadah menampilkan keindahan busana adat dari berbagai etnik di Nusantara. Kegiatan ini juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, ditandai dengan piagam penghargaan dari Bupati Ketapang Alexander Wilyo serta dukungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat.
Penilaian dan Dewan Juri
Dengan mengangkat tema Adat Nusantara, penilaian kompetisi mencakup teknik catwalk, teknik pose, hingga keselarasan visual busana, makeup, dan hairdo peserta. Proses kurasi dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari sejumlah duta wisata dan putri etnik dari Indonesia maupun Kalimantan Barat.
Penobatan dan Pemenang
Dalam acara tersebut, Safa Lestari yang sebelumnya menjabat Ketua Panitia dinobatkan sebagai Brand Ambassador baru K-Manajemen. Sejumlah gelar juara umum juga diberikan di berbagai kategori usia, dengan Thalika Desire Anabel dan Desta Jovi Pratama masing-masing terpilih sebagai Putri dan Putra Ethnic Ketapang 2026 untuk kategori SMA/umum.
Safa menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim panitia yang terlibat, serta menegaskan bahwa ajang ini bertujuan mendorong generasi muda Ketapang untuk mencintai dan melestarikan busana adat warisan leluhur Nusantara.
Catatan Redaksi. Duta wisata adalah program dinas pariwisata daerah untuk memilih perwakilan muda yang mempromosikan potensi wisata dan budaya setempat, sehingga sosok ini lazim dilibatkan sebagai juri di ajang budaya seperti ini. Hari Kebudayaan Nasional yang diperingati setiap 17 Oktober menjadi momentum tahunan bagi pemerintah daerah menggelar kegiatan pelestarian budaya, termasuk lomba busana adat semacam ini.
Sumber: Kepatihan Manajemen (K-Manajemen).





