Biaya WhatsApp Naik Pasca 1 Oktober 2026: Barantum Gelar Webinar

Biaya WhatsApp Naik Pasca 1 Oktober 2026: Barantum Gelar Webinar

Perubahan tarif WhatsApp Business Platform yang berlaku sejak 1 Oktober 2026 membuat banyak bisnis meninjau ulang pola komunikasi dengan pelanggan lewat kanal tersebut. Menanggapi hal ini, penyedia platform CRM dan omnichannel Barantum menggelar webinar bertajuk “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026” untuk membahas cara menekan biaya tanpa menurunkan kualitas layanan.

Bukan Sekadar Mempersingkat Balasan

Menurut Barantum, efisiensi biaya WhatsApp tidak cukup dicapai dengan memperpendek jawaban kepada pelanggan. Balasan yang terlalu ringkas justru berisiko memicu pertanyaan berulang dan menambah beban kerja tim layanan. Evaluasi yang lebih tepat perlu mempertimbangkan volume pesan, frekuensi kontak ulang, serta jumlah kasus yang benar-benar terselesaikan.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

SOP dan Pemilihan Kanal Jadi Sorotan

Selain soal biaya, webinar ini juga akan membahas pembenahan standar operasional prosedur (SOP), mulai dari informasi yang perlu dikumpulkan di awal percakapan hingga mekanisme penerusan kasus antar petugas. Barantum menyebut alat seperti WhatsApp Form dan Live Chat Widget dapat membantu bisnis mengelola data pelanggan secara lebih terstruktur sehingga pelanggan tidak perlu mengulang penjelasan saat kasusnya dipindahtangankan.

Jadwal dan Pembicara

Webinar dengan subjudul “Optimalkan Layanan, SOP, dan Channel Tanpa Mengurangi Customer Experience” ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB secara daring melalui Zoom. Dua pembicara yang akan hadir adalah Ahmad selaku Senior Digital Marketing & CRM Expert, dan Alif selaku Senior Business Development & CRM Consultant. Pendaftaran dapat dilakukan melalui formulir resmi yang disediakan Barantum.

Catatan Redaksi. Artikel ini bersumber dari siaran pers Barantum, penyedia platform CRM yang turut menyelenggarakan webinar yang dibahas. WhatsApp Business Platform sendiri mengenakan biaya per kategori percakapan, seperti promosi, layanan, atau otentikasi, bukan per pesan yang dikirim, sehingga pola komunikasi seperti jumlah kontak ulang dan efisiensi penyelesaian kasus ikut menentukan total biaya yang ditanggung bisnis.

Sumber: Barantum.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan