Perplexity Portable Computer Resmi Mendukung PC AMD Ryzen AI Max

Perplexity Portable Computer Resmi Mendukung PC AMD Ryzen AI Max

Perplexity mengumumkan bahwa fitur Portable Computer kini tersedia pada PC Windows yang menggunakan prosesor AMD Ryzen AI Max, termasuk platform pengembang Ryzen AI Halo. Dengan dukungan ini, pengguna dapat menjalankan model AI berukuran besar dan alur kerja agentic secara langsung di perangkat, tanpa harus mengandalkan komputasi awan sepenuhnya.

Model AI Besar Berjalan Lokal

Sistem yang ditenagai Ryzen AI Max, termasuk Ryzen AI Halo, diklaim mampu menjalankan model AI berskala besar seperti Qwen 3.8 27B dan PPLX 27B langsung pada perangkat. Kemampuan ini memungkinkan pengguna menganalisis dokumen atau file sensitif serta menjalankan tugas berulang tanpa perlu memakai kuota kredit komputasi cloud untuk proses inferensi.

Bacaan Lainnya

Satu Paket untuk Orkestrasi Agen

Selain model lokal, Perplexity menyatukan orkestrasi agen, penjadwalan tugas, dan kontrol keamanan dalam satu sistem berbasis Ryzen AI Max. Pendekatan ini dirancang agar perusahaan tidak perlu membangun infrastruktur AI sendiri, sembari tetap bisa mengakses kemampuan penalaran cloud tingkat lanjut dan pencarian web bila dibutuhkan.

Fitur ini juga dapat terhubung dengan aplikasi kerja yang umum dipakai, seperti Gmail, Outlook, Slack, GitHub, dan aplikasi lokal lain yang didukung. Untuk kebutuhan keamanan perusahaan, tersedia pengaturan izin akses tingkat folder, sandboxing, serta kontrol tambahan bagi tim TI.

Portable Computer di PC berbasis AMD Ryzen AI Max saat ini sudah dapat diakses melalui aplikasi Perplexity untuk Windows, khusus bagi pelanggan paket Pro dan Max, baik untuk pengguna individu maupun korporat.

Catatan Redaksi. Ryzen AI Max (termasuk varian Halo) adalah chip AMD yang menggabungkan CPU, GPU, dan NPU (unit pemroses khusus AI) dengan memori terpadu berkapasitas besar, sehingga mampu menampung model AI berparameter besar dan menjalankan proses inferensinya langsung di perangkat tanpa mengirim data ke server cloud. Ini yang membuat dokumen sensitif tak perlu diunggah dan pemakaiannya tidak memakan kuota komputasi awan. Sandboxing sendiri adalah teknik mengisolasi program dalam lingkungan terbatas agar agen AI tidak bisa mengakses data di luar izin yang diberikan.

Sumber: Perplexity AI dan AMD.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan