Prudential Syariah Soroti Tantangan Investasi Syariah di SIIF 2026

Prudential Syariah Soroti Tantangan Investasi Syariah di SIIF 2026

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) turut ambil bagian dalam Sharia Insurance International Forum (SIIF) 2026 yang digelar Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) di Menara Syariah, PIK 2. Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, tampil sebagai pembicara dalam sesi bertajuk “Expanding Sharia Investment Opportunities for Sustainable Takaful Growth”.

Dalam sesi tersebut, Iskandar berbagi panggung dengan Muhammad Gunawan Yasni dari Dewan Syariah Nasional MUI dan Andryan Gouw, perwakilan platform investasi berbasis aset riil. Diskusi ini mempertemukan perspektif dewan syariah, pelaku industri asuransi, dan pengelola investasi dalam satu forum.

Bacaan Lainnya

Penetrasi Masih di Bawah 1 Persen

Iskandar memaparkan bahwa penetrasi asuransi jiwa syariah di Indonesia masih berada di bawah satu persen, meski permintaan terus tumbuh seiring gaya hidup syariah yang kian menjadi arus utama masyarakat. Menurutnya, industri membutuhkan kesesuaian durasi antara aset dan kewajiban, likuiditas yang memadai, serta diversifikasi instrumen investasi agar mampu memenuhi komitmen jangka panjang kepada peserta.

Tantangan di Sisi Pasokan Instrumen

Sejumlah tantangan disorot dalam paparan tersebut, mulai dari terbatasnya pasokan sukuk korporasi, dinamika emiten yang keluar-masuk Daftar Efek Syariah, perlakuan pajak Gold Exchange Traded Fund yang dinilai belum efisien, hingga pengembangan instrumen derivatif syariah yang masih terbatas. Meski demikian, Iskandar menilai arah kebijakan dan regulasi saat ini sudah bergerak ke arah yang tepat.

“Peluangnya ada, permintaannya besar, dan lingkungan regulasinya mendukung. Yang kita butuhkan adalah ekosistem investasi syariah yang membantu industri tumbuh secara efisien dan bertanggung jawab,” ujar Iskandar. Partisipasi Prudential Syariah dalam SIIF 2026 disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung pengembangan industri asuransi jiwa syariah sekaligus agenda nasional menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.

Sumber: PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan