Raflux Raih Pendanaan US$300 Ribu, Siapkan Vault Kartu di BSD City

Raflux Raih Pendanaan US0 Ribu, Siapkan Vault Kartu di BSD City
Ilustrasi (AI)

Platform collectibles Raflux mengumumkan telah memperoleh pendanaan tahap awal senilai US$300.000 dari investor privat. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat produk, meningkatkan pengalaman pengguna, menyiapkan operasional Raflux Vault, serta memperluas komunitas kolektor.

Raflux merupakan platform yang menghubungkan pengalaman mengoleksi secara digital dengan kepemilikan koleksi fisik. Melalui skema “digital packs”, pengguna dapat memperoleh kartu yang telah melalui proses grading, dengan fokus awal pada koleksi Pokémon dan One Piece. Setiap kartu yang dibeli secara digital tetap memiliki representasi fisik yang disimpan di fasilitas milik Raflux.

Bacaan Lainnya

Vault Fisik di BSD City

Bagian penting dari pendanaan ini adalah pembangunan Raflux Vault, fasilitas fisik di BSD City yang ditargetkan mulai beroperasi pada November–Desember 2026. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan kartu, Vault ini juga dirancang sebagai showroom untuk memamerkan sebagian koleksi, titik pengambilan dan pengiriman kartu yang ditebus pemiliknya, serta ruang pertemuan bagi komunitas kolektor.

Kolektor yang memiliki kartu di platform Raflux dapat memilih untuk tetap menyimpannya di Vault, menebusnya untuk dikirim secara fisik, atau menjualnya kembali melalui platform dengan harga penawaran yang ditampilkan sebelum transaksi dikonfirmasi.

“Collectibles selama ini terbagi antara pengalaman online dan kepemilikan fisik. Kami ingin menyatukan keduanya,” kata Robbie Jeo, CEO sekaligus Co-Founder Raflux. Ia menambahkan bahwa Raflux Vault menjadi bagian penting dari model bisnis perusahaan karena setiap koleksi di platform memiliki representasi fisik yang bisa disimpan, dilihat, dan ditebus pemiliknya. Rincian tanggal pembukaan dan layanan Vault akan diumumkan lebih lanjut oleh perusahaan menjelang peluncuran.

Catatan Redaksi. Grading adalah proses penilaian kondisi kartu koleksi oleh lembaga independen, yang hasilnya disegel dalam wadah keras (slab) untuk menjaga keaslian dan nilai jual. Model yang memisahkan kepemilikan digital dari kartu fisik bersertifikat ini mengikuti tren di pasar koleksi global, di mana pembeli bisa bertransaksi cepat secara online sementara barang fisiknya tetap tersimpan aman di gudang penyedia layanan sampai pemilik memilih menebusnya.

Sumber: Raflux.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan