
BINUS Online menyelenggarakan 2nd International Conference on Technology, Innovation and Management (ICTIM) 2026 secara daring pada 4-5 Agustus 2026. Konferensi ini mengangkat tema “Scaling Global Value: Integrating AI and Data-Driven Excellence in Technology and Business”, menyoroti peran kecerdasan buatan dan data dalam mendorong transformasi industri di berbagai sektor.
Meski digelar sepenuhnya secara virtual, acara ini berhasil menarik partisipasi lintas negara. Tercatat 351 artikel riset masuk dari tujuh negara, dan setelah melalui proses seleksi ketat, 123 karya ilmiah terpilih untuk dipresentasikan di hadapan para pakar multidisiplin.
Baca juga:
Dibuka Jajaran Pimpinan BINUS
ICTIM 2026 dibuka oleh Rektor BINUS University Dr. Nelly, S.Kom., M.M., bersama Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M. Salah satu pembicara yang hadir, Prof. Dr. Eng. Budi Prawara dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), turut mengangkat isu kedaulatan digital sebagai motor penggerak inovasi nasional.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian diskusi panel, presentasi paper, hingga forum jejaring akademik. Format daring dinilai membantu memperluas kolaborasi riset lintas negara tanpa terkendala jarak, sekaligus membuka peluang kerja sama jangka panjang di bidang pendidikan dan teknologi.
Catatan Redaksi. BRIN atau Badan Riset dan Inovasi Nasional adalah lembaga pemerintah yang menaungi kegiatan riset nasional setelah peleburan sejumlah lembaga penelitian pada 2021, sehingga kehadirannya di forum akademik sering mewakili arah kebijakan riset negara. Seleksi dari 351 menjadi 123 makalah mencerminkan praktik lazim di konferensi ilmiah, yakni tinjauan sejawat atau peer review, proses pemeriksaan oleh pakar sebidang untuk menjaga mutu sebelum karya dipresentasikan dan masuk prosiding.
Sumber: BINUS Online / BINUS University.





