
Founder dan CEO Sanggabiz, Dwi Andi Rohmatika yang akrab disapa DA, terpilih menjadi nomine mewakili Indonesia dalam ajang 2026 Asia-Pacific Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards yang diselenggarakan UN Women. Ia berkompetisi di kategori Leadership Commitment, kategori yang menyoroti rekam jejak kepemimpinan dalam memperjuangkan kesetaraan ekonomi perempuan.
Perjalanan DA bermula dari pengalaman masa kecilnya di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, tempat ia menyaksikan langsung bagaimana norma patriarki membatasi ruang gerak ekonomi perempuan desa, termasuk para ibu, janda, dan pengasuh yang kerap dianggap tidak mandiri secara finansial. Ia kemudian tercatat sebagai perempuan pertama di keluarganya yang meraih gelar sarjana, sebelum melanjutkan pendidikan master di Cambridge Judge Business School.
Dari Akar Rumput ke Ruang Dewan Direksi
Kini DA aktif duduk di berbagai ruang dewan direksi yang masih didominasi laki-laki, memberikan masukan terkait valuasi bisnis, strategi perusahaan, keuangan publik, restrukturisasi, hingga transformasi digital dan kecerdasan buatan. Untuk memperluas dampaknya, ia mendirikan Sanggabiz, perusahaan yang mengembangkan perangkat praktis seperti dashboard dan digitalisasi SOP berbasis AI agar pelaku UMKM perempuan lebih mudah berjualan, mencatat keuangan, dan mengambil keputusan bisnis.
Komitmen tersebut juga tercermin dalam struktur internal Sanggabiz, di mana 75 persen posisi kepemimpinan diisi oleh perempuan dan sekitar 10 persen tim berasal dari komunitas disabilitas. Perusahaan ini mencatat telah menjangkau lebih dari 20.000 peserta melalui lebih dari 200 sesi lokakarya, pelatihan, dan forum publik.
Nominasi DA di ajang WEPs Awards 2026 diharapkan dapat menjadi contoh bagi generasi muda bahwa kepemimpinan perempuan berarti dipercaya penuh untuk menentukan arah dan kebijakan institusi.
Catatan Redaksi. Women’s Empowerment Principles (WEPs) adalah seperangkat prinsip yang disusun UN Women dan UN Global Compact untuk mendorong perusahaan menerapkan kesetaraan gender di tempat kerja, pasar, dan komunitas. Ajang penghargaan ini mengapresiasi individu atau organisasi yang menunjukkan komitmen nyata menerapkan prinsip tersebut, sehingga kategori Leadership Commitment yang diikuti DA menyoroti kepemimpinan yang secara konsisten mendorong kesetaraan ekonomi perempuan, bukan sekadar program sosial sesaat.
Sumber: Sanggabiz.





