Berlangganan Internet Indonet, Kini Dapat Bonus AI Credit Gratis

Berlangganan Internet Indonet, Kini Dapat Bonus AI Credit Gratis
Ilustrasi (AI)

Indonet resmi memperkenalkan layanan baru yang menggabungkan akses internet dengan AI Credit gratis dalam satu paket berlangganan. Pelanggan yang berlangganan layanan Internet Dedicated Indonet akan otomatis mendapatkan AI Credit yang dapat digunakan pada platform AI milik perusahaan tersebut.

Perusahaan menyebut diri sebagai Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia yang menawarkan skema bundling semacam ini. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin bergantung pada kecerdasan buatan (AI) namun masih harus mengakses layanan internet dan AI secara terpisah.

Bacaan Lainnya

Didorong Tren Produktivitas AI

Donauly Situmorang, Presiden Direktur Indonet sekaligus CEO Indonesia Group Digital Edge, mengatakan konektivitas internet dan AI kini saling melengkapi dalam aktivitas bisnis. Menurutnya, AI mempercepat proses kerja dan menghasilkan ide, sementara koneksi internet yang stabil menjadi fondasi agar proses tersebut berjalan lancar.

Perusahaan mengutip survei PwC’s Global Workforce Hopes & Fears 2025 yang menunjukkan 96% pengguna AI generatif di Indonesia yang memakainya setiap hari merasakan peningkatan produktivitas. Yudie Haryanto, Direktur Sales & Marketing Indonet, menambahkan bahwa layanan ini bertujuan membuka akses lebih luas bagi bisnis untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI tanpa hambatan teknis tambahan.

Layanan bundling ini mulai berlaku sejak 14 September 2026 dan diberikan secara gratis kepada pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai jumlah AI Credit dan syarat layanan dapat diperoleh melalui kanal resmi Indonet.

Catatan Redaksi. Internet Dedicated berbeda dari internet broadband biasa karena bandwidth-nya tidak dibagi dengan pelanggan lain dan biasanya disertai jaminan kualitas layanan (SLA), sehingga koneksinya lebih stabil untuk kebutuhan bisnis termasuk menjalankan aplikasi AI. PwC’s Global Workforce Hopes & Fears sendiri adalah survei tahunan terhadap tenaga kerja global yang rutin memotret persepsi pekerja soal teknologi dan perubahan cara kerja, termasuk adopsi AI generatif di berbagai negara.

Sumber: Indonet.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan