
Persaingan di industri ponsel pintar memasuki babak baru setelah Apple resmi masuk ke pasar perangkat lipat lewat iPhone Duo, yang diperkenalkan pada 9 September 2026. Langkah ini muncul tak lama setelah Samsung melaporkan lonjakan jumlah pengguna iPhone yang beralih ke perangkat foldable Galaxy, menjadikan persaingan dua raksasa teknologi ini semakin menarik untuk disimak.
Pengguna iPhone Mulai Melirik Samsung
Menurut data yang diungkap Samsung, tingkat perpindahan pengguna iOS ke Galaxy Z Fold8 tercatat 1,6 kali lebih tinggi dibandingkan perpindahan ke Fold7 dan Flip7 pada tahun sebelumnya. Di Amerika Serikat, sekitar 30 persen pembeli Galaxy Z Flip8 berasal dari pengguna merek lain, dan sebagian besar merupakan pembeli pertama untuk kategori foldable. Samsung turut memperbarui fitur Smart Switch agar transfer data dari iPhone bisa dilakukan hanya dengan pemindaian kode QR, tanpa aplikasi tambahan.
Modal Pengalaman Tujuh Tahun Samsung
Samsung mulai menggarap pasar foldable sejak 2019 melalui Galaxy Fold generasi pertama, sehingga perusahaan asal Korea Selatan itu telah mengumpulkan pengalaman sekitar tujuh tahun dalam mengembangkan desain, mekanisme engsel, hingga perangkat lunak untuk layar lipat. Menurut proyeksi Counterpoint Research, Samsung diperkirakan tetap memimpin pasar foldable global pada 2026 dengan pangsa sekitar 32 persen, sementara Apple langsung mengantongi sekitar 25 persen begitu masuk ke segmen ini. Huawei disebut masih menjadi pemain kuat, terutama di pasar China.
Spesifikasi dan Harga iPhone Duo
iPhone Duo hadir dengan bodi berbahan titanium, layar internal sekitar 7,6 inci, dan layar eksternal 5,4 inci. Perangkat ini dibanderol mulai US$1.999 untuk varian 256 GB hingga US$3.199 untuk kapasitas 2 TB, menjadikannya salah satu produk paling premium yang pernah dirilis Apple. Pre-order dijadwalkan mulai 16 Oktober, sedangkan penjualan perdana berlangsung 23 Oktober di Amerika Serikat dan lebih dari 70 negara lain. Peluncuran ini juga menjadi ujian awal bagi John Ternus, yang menggantikan Tim Cook sebagai CEO Apple sejak 1 September 2026.
Saham Apple Sempat Melemah Usai Peluncuran
Meski peluncuran iPhone Duo mendapat sorotan luas, saham Apple justru ditutup melemah 0,28 persen ke level US$315,34 usai acara berlangsung. Analis Bank of America, Wamsi Mohan, mencatat bahwa saham Apple pernah turun pada hari setelah peluncuran produk dalam 10 dari 24 acara sebelumnya, pola yang lazim disebut fenomena “sell the news”. Meski begitu, data yang dikutip Yahoo Finance menunjukkan pergerakan saham dengan pola serupa umumnya berbalik arah dalam rentang 30 hingga 60 hari setelah peluncuran.
Catatan Redaksi. “Sell the news” adalah pola di pasar saham ketika harga sudah naik menjelang peluncuran produk karena ekspektasi investor, lalu justru melemah begitu produk resmi diumumkan karena ekspektasi tersebut sudah lebih dulu tercermin di harga. Pola ini umum terjadi pada emiten teknologi dengan jadwal peluncuran rutin dan mencerminkan perilaku investor, bukan penilaian atas kualitas produk yang baru dirilis.
Sumber: Nanovest.





