itel POWER 80 Diuji Wanadri di Gunung Halimun, Ini Ketangguhannya

itel POWER 80 Diuji Wanadri di Gunung Halimun, Ini Ketangguhannya

itel Indonesia menggandeng organisasi pecinta alam Wanadri untuk menguji ketangguhan smartphone terbarunya, itel POWER 80, dalam kegiatan Latihan Gunung Hutan Mandiri yang berlangsung pada 28–31 Agustus 2026 di kawasan Gunung Halimun. Perangkat ini dibawa langsung menghadapi medan berat, paparan air dan debu, hingga risiko benturan selama pendakian.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya itel memperkenalkan kemampuan POWER 80 melalui pengalaman penggunaan nyata di lapangan, bukan sekadar klaim spesifikasi di atas kertas.

Bacaan Lainnya

Dibekali Perlindungan Ekstra

Untuk menghadapi kondisi ekstrem, itel POWER 80 mengusung Double Cage Frame yang dirancang tahan jatuh dari ketinggian hingga dua meter. Ketahanannya juga didukung sertifikasi IP68 dan IP69 yang melindungi perangkat dari air dan debu, sehingga cocok digunakan dalam berbagai aktivitas luar ruangan.

Selain ketahanan fisik, POWER 80 turut dilengkapi fitur Ultra Link yang memungkinkan komunikasi dua arah tanpa bergantung pada jaringan seluler. Fitur ini bermanfaat bagi pengguna yang beraktivitas di area dengan sinyal terbatas, seperti pegunungan atau hutan.

“Kolaborasi bersama Wanadri di Gunung Halimun menjadi kesempatan bagi kami untuk membawa itel POWER 80 keluar dari kondisi penggunaan sehari-hari dan membuktikan kemampuannya secara langsung di alam terbuka,” ujar Geza Febriandi, Marketing Manager itel Indonesia.

itel POWER 80 turut mendapat penawaran harga khusus dalam program Pesta Power Sale bertepatan dengan momen 9.9, yang tersedia melalui official store itel Indonesia di sejumlah platform e-commerce.

Catatan Redaksi. Sertifikasi IP68 dan IP69 menunjukkan tingkat ketahanan perangkat terhadap debu dan air berdasarkan standar pengujian internasional, dengan angka kedua yang lebih tinggi berarti tahan semprotan air bertekanan dan bersuhu tinggi, bukan hanya rendaman biasa. Adapun fitur komunikasi dua arah tanpa jaringan seluler biasanya memanfaatkan teknologi satelit atau radio frekuensi khusus, sehingga pesan tetap bisa terkirim di area pegunungan atau hutan yang minim sinyal operator.

Sumber: itel Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan