Huawei Luncurkan White Paper Jaringan AI Campus 10 Gbps 2026

Huawei Luncurkan White Paper Jaringan AI Campus 10 Gbps 2026

Huawei bersama organisasi industri global seperti IPv6 Forum, Network Innovation and Development Alliance (NIDA), IEEE, hingga Mastel Indonesia meluncurkan High-Quality 10 Gbps AI Campus Network Technical and Standard White Paper. Peluncuran ini berlangsung dalam Forum Inovasi AI Campus, bagian dari rangkaian Huawei Network Summit 2026 (HNS 2026) Asia Pacific yang digelar di Bali pada 31 Agustus 2026.

Dokumen ini menjadi panduan teknis bagi sektor pendidikan, pemerintahan, dan korporasi dalam membangun jaringan kampus generasi baru. White paper tersebut mendefinisikan enam kemampuan inti, yakni jaringan otonom, ultra-broadband 10 Gbps, konektivitas menyeluruh, pengalaman deterministik, efisiensi energi, dan keamanan menyeluruh, yang diimplementasikan melalui solusi Xinghe AI Campus milik Huawei.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Tiga Fitur Utama Xinghe AI Campus

Solusi ini mengandalkan AirEngine Wi-Fi 7 Advanced Access Point untuk konektivitas nirkabel berkecepatan tinggi, teknologi identifikasi berbasis AI yang mampu mengenali terminal dengan akurasi 95% untuk keamanan jaringan, serta sistem analisis pengalaman iFlow yang diklaim dapat menyelesaikan 80% gangguan jaringan nirkabel secara otomatis.

Shawn Zhao, President of Campus Network Domain Huawei, menyatakan bahwa jaringan kampus di era AI perlu berevolusi dari sekadar infrastruktur koneksi menjadi fondasi cerdas bagi produktivitas, mengingat tantangan lonjakan lalu lintas data dan kompleksitas operasional yang meningkat. Pandangan senada disampaikan Juliana Johari, Wakil Rektor Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, yang menyebut penerapan Wi-Fi 7 dan platform manajemen iMaster NCE membantu institusinya menciptakan ekosistem digital yang mendukung pengajaran, penelitian, dan operasional kampus.

Huawei menyatakan akan terus berkolaborasi dengan pelanggan dan mitra di kawasan Asia Pasifik untuk mendorong penerapan konsep dalam white paper tersebut ke berbagai sektor industri.

Sumber: Huawei.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan