
Bank Raya kembali memperkenalkan Raya Active, fitur di Aplikasi Raya yang mengintegrasikan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung. Komitmen ini ditunjukkan lewat dukungan Bank Raya sebagai Official Partner Generali Lion Heart Run 2026 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Minggu, 30 Agustus 2026, dan diikuti ribuan peserta.
Raya Active memungkinkan nasabah membangun tabungan secara otomatis berdasarkan pencapaian target aktivitas fisik. Fitur ini terhubung dengan Health Connect di perangkat Android dan Apple Health di iOS untuk mencatat jumlah langkah, jarak tempuh, hingga kalori yang terbakar. Data tersebut kemudian dikaitkan dengan target tabungan yang ditentukan nasabah, sehingga rutinitas olahraga sehari-hari turut mendorong kebiasaan menabung. Dana yang terkumpul bisa digunakan untuk kebutuhan gaya hidup aktif, mulai dari sepatu lari, pakaian olahraga, hingga smartwatch.
Baca juga:
- Bank Raya Ajak Mahasiswa Bangun Kebiasaan Finansial Sehat
- Bisnis Digital Topang Kinerja Bank Raya di Kuartal II 2026
Direktur Digital dan Operasional Bank Raya, Lukman Hakim, mengatakan partisipasi perusahaan dalam ajang lari ini sejalan dengan komitmen memperluas inklusi keuangan digital lewat pengalaman yang mudah dan menyenangkan. Menurutnya, Raya Active diharapkan menjadikan setiap langkah nasabah tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga bagian dari perjalanan mencapai tujuan menabung.
Tentang Generali Lion Heart Run 2026
Generali Lion Heart Run 2026 merupakan charity run perdana yang diinisiasi Generali dengan misi sosial mendukung program beasiswa dan pendampingan anak usia dini bagi 1.000 anak usia 0-6 tahun dari keluarga rentan di berbagai kota di Indonesia. Program ini menjadi bagian dari The Human Safety Net Global Challenge, dengan dana yang terkumpul disalurkan melalui mitra NGO Yayasan Jarimatika (Komunitas Ibu Profesional).
Catatan Redaksi. Health Connect dan Apple Health adalah layanan bawaan sistem operasi yang mengumpulkan data sensor dari ponsel atau perangkat wearable seperti langkah kaki dan detak jantung, lalu membaginya ke aplikasi lain yang diberi izin akses. Dengan menghubungkan data ini ke rekening, aplikasi bank bisa memicu pemindahan dana secara otomatis setiap kali target aktivitas tercapai, mirip prinsip autodebet namun pemicunya berupa data gerak tubuh, bukan jadwal kalender.
Sumber: PT Bank Raya Indonesia Tbk.





