
Produsen asal Latvia memperkuat kehadiran mereka di pasar makanan dan minuman Malaysia melalui kampanye “Premium European Products” (PEP), sebuah program promosi yang dibiayai bersama oleh Uni Eropa. Inisiatif ini menyasar tingginya minat masyarakat Malaysia terhadap produk tenusu, yang kerap menjadi bagian dari menu harian mulai dari roti berkeju saat sarapan hingga keju bakar untuk makan siang.
Menurut keterangan resmi, permintaan konsumen Malaysia terhadap produk impor premium terus meningkat seiring keterbukaan pasar terhadap kuliner internasional. PEP melihat peluang ini sebagai jalan masuk bagi produk asal Eropa, termasuk potensi kombinasi dengan hidangan lokal seperti penggunaan minyak zaitun pada nasi lemak.
Empat Kategori Produk yang Ditawarkan
Kampanye ini mengetengahkan empat kategori produk premium dari Latvia: produk tenusu berkrim yang cocok untuk pastri dan bakeri, buah-buahan kering bergula sebagai camilan sehat, cokelat dan konfeksi dengan cita rasa kokoa yang khas, serta makanan ringan asin untuk sajian santai. Produk-produk ini dinilai berpotensi dipadukan dengan hidangan penutup populer di Malaysia seperti ais kacang dan cendol, membuka ruang inovasi bagi pelaku usaha F&B lokal.
Selain menyasar segmen katering dan ritel, PEP juga membidik sektor bernilai tinggi seperti waralaba minuman teh susu dan pencuci mulut dingin yang sedang naik daun di Malaysia. Sejak diluncurkan pada 2024, program ini disebut telah membantu memperluas akses pasar serta mempertemukan produsen Eropa dengan pelaku industri makanan setempat.
Produk Latvia dalam kampanye ini turut didampingi produk berlabel Protected Designation of Origin (PDO) asal Yunani, sebagai bagian dari upaya PEP mempromosikan warisan pangan Eropa sekaligus membuka jaringan kerja sama baru antara produsen Eropa dan mitra dagang di Malaysia.
Catatan Redaksi. Protected Designation of Origin (PDO) adalah label resmi Uni Eropa yang menandakan seluruh proses produksi suatu makanan, mulai dari bahan baku hingga pengolahan, dilakukan di wilayah geografis tertentu sesuai metode tradisionalnya, mirip status appellation pada anggur Prancis. Program seperti PEP sendiri merupakan skema pembiayaan bersama Uni Eropa untuk mempromosikan produk pertanian dan pangan Eropa ke pasar luar Eropa, biasanya dijalankan bersama asosiasi produsen di negara asal seperti koperasi tenusu atau pertanian.
Sumber: Premium European Products (PEP), Jawatankuasa Tenusu Latvia (LDC), dan Kesatuan Kebangsaan Koperasi Pertanian Greece (ETHEAS).





