Pengeceran Balas Rel KAI Logistik 2026 Capai 167 Ribu m³

Pengeceran Balas Rel KAI Logistik 2026 Capai 167 Ribu m³
Ilustrasi (AI)

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dipercaya menggarap pekerjaan pengeceran balas jalan rel di seluruh wilayah Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) KAI sepanjang tahun 2026. Pekerjaan ini dilakukan bertahap di berbagai wilayah Jawa dan Sumatra, menyesuaikan kebutuhan perawatan jalur di masing-masing daerah.

Menjaga Kestabilan Rel dan Bantalan

Pengeceran balas adalah proses menurunkan dan meratakan batu balas (ballast) di sepanjang jalur kereta api. Material ini berfungsi menjaga kestabilan posisi rel dan bantalan, sehingga prasarana jalan rel tetap andal untuk mendukung perjalanan kereta yang aman.

Bacaan Lainnya

VP of Commercial KAI Logistik, Ferdian Pardosi, mengatakan perusahaan berfokus memastikan distribusi material berjalan tepat waktu hingga ke titik-titik jalur yang membutuhkan perawatan. Menurutnya, ketepatan distribusi dan pelaksanaan di lapangan menjadi bagian penting dari kontribusi KAI Logistik terhadap keberlangsungan operasional perkeretaapian nasional.

Realisasi Baru Separuh dari Target

Hingga pertengahan Agustus 2026, realisasi fisik pengeceran balas tercatat sekitar 167 ribu meter kubik dari total estimasi kebutuhan 396 ribu meter kubik. Pekerjaan akan terus berlanjut secara bertahap di berbagai Daop dan Divre sesuai kebutuhan perawatan jalur masing-masing wilayah.

Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik menerapkan sistem pengawasan untuk memastikan volume dan mutu material sesuai spesifikasi teknis yang dipersyaratkan. Sebagai bentuk jaminan kualitas, perusahaan juga memberikan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender sejak pekerjaan diserahterimakan.

Melalui pekerjaan ini, KAI Logistik menegaskan perannya sebagai mitra dalam ekosistem perkeretaapian nasional, tidak hanya lewat layanan logistik dan kargo terintegrasi, tetapi juga dukungan penyediaan material perawatan jalur rel di berbagai wilayah.

Catatan Redaksi. Balas adalah lapisan batu pecah di bawah dan sekitar bantalan rel yang berfungsi menyerap beban kereta, menjaga drainase, serta mencegah pergeseran posisi rel akibat getaran dan cuaca. Karena posisinya terus tertekan dan tergerus seiring lalu lintas kereta, balas perlu diisi ulang secara berkala agar geometri jalur tidak melenceng, yang jika dibiarkan bisa memicu ketidakstabilan saat kereta melintas.

Sumber: PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan