
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi IFG, mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Secara konsolidasi, perusahaan membukukan laba bersih Rp482,12 miliar, tumbuh 162,9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan jasa asuransi perusahaan turut naik 11,7% menjadi Rp6,56 triliun. Total aset IFG Life tercatat mencapai Rp32,84 triliun, sementara rasio kesehatan keuangan Risk-Based Capital (RBC) berada di level 180,16%, jauh di atas ambang minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Fondasi Bisnis yang Diperkuat
Direktur Keuangan merangkap Plt. Direktur Utama IFG Life, Ryan Diastana Firman, mengatakan capaian ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis sambil menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan pengelolaan risiko. Menurutnya, penguatan kualitas bisnis, tata kelola yang baik, serta pengelolaan investasi secara prudent menjadi kunci di balik kinerja tersebut.
Ia menambahkan, hasil ini juga memperkuat kemampuan perusahaan untuk terus memenuhi komitmen kepada pemegang polis sekaligus menghadirkan perlindungan yang relevan bagi masyarakat Indonesia di berbagai tahap kehidupan.
Penerapan standar akuntansi baru PSAK 117 bagi industri asuransi jiwa pada 2025 turut menjadi momentum bagi IFG Life untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan keuangannya. Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui inovasi produk dan layanan serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra.
Sumber: PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life).





