Siswa SMA Berinovasi Membuat Makanan Berbahan Dasar Leunca dan Daun Pepaya dalam Food Explore 11

0 34

Dalam rangkaian kegiatan Food Explore 11 yang diadakan Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan (UPH), siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) ikut memeriahkan lomba Inovasi Bersyarat yang berkonsep membuat makanan dari bahan dasar leunca dan daun pepaya. Bahan makanan tersebut sesuai dengan tema ‘Food Local Wisdom & Global Trends’ yang diangkat Food Explore tahun ini.

Para peserta Inovasi Bersyarat ini berbentuk kelompok yang masing-masing beranggotakan lima orang. Lomba kali ini dikuti enam sekolah di sekitar Jabodetabek yang menampilkan sembilan produk inovasi buatan mereka. Lomba ini diadakan pada Kamis, 1 November 2018 di samping Lapangan Basket UPH dengan kriteria penilaian yang terdiri dari proposal, presentasi, video, produk, dan penjurian booth. Ada pula juara favorit berdasarkan hasil voting umum dari para pengunjung yang datang sejak pameran dibuka pukul 10.00 hingga 14.30 WIB.

Selain mencicipi makanan, para pengunjung juga bisa mendapatkan penjelasan tentang masing-masing makanan, mulai dari proses pembuatan, komposisi bahan, hingga manfaat makanan tersebut. Dekorasi booth, nama produk, dan cara pengemasannya juga tak luput dari perhatian para pengunjung yang datang.

 

Salah seorang peserta dari Bina Nusantara School Tangerang (Team B), Yip San, terlihat sangat antusias menjelaskan produk inovasi mereka yang bernama Papaylicious. Makanan ini menggabungkan daun pepaya sebagai bahan pangan tradisional dengan salted egg yang berkonsep kekinian. Yang menarik, tim ini membuat sendiri salted egg tersebut, sehingga bebas dari bahan-bahan kimia.

“Kami memakai kuning telur dari telur asin. Pertama-tama kuning telur tersebut dimasukkan ke dalam oven sampai kering, setelah itu kami jadikan bubuk. Selanjutnya kami merebus daun pepaya untuk menghilangkan rasa pahitnya. Lalu daun tersebut kami oven dengan suhu 150 derajat selama 5-10 menit. Daun ini tidak digoreng untuk mengurangi penggunaan minyak. Setelah selesai, daun pepaya kami taburi dengan bubuk salted egg tadi,” ujar Yip San.

Dirinya juga mengaku tertarik untuk melanjutkan studi ke Prodi Teknologi Pangan UPH karena lewat ilmu teknologi pangan tersebut bisa memacu kreativitasnya dalam membuat inovasi makanan.

 

Senada dengan itu, Amel, anggota tim dari SMA Atisa Dipamkara, mengungkapkan bahwa dengan mengikuti lomba ini, dirinya jadi semakin tertarik melanjutkan studi ke Prodi Teknologi Pangan, dan UPH menjadi salah satu pilihannya mengingat belum banyak universitas lain yang membuka prodi sejenis.

Produk buatan tim SMA Atisa Dipamkara sendiri adalah es krim dan biskuit dari bahan leunca. Aura, anggota tim lainnya menjelaskan tentang produk ini.

“Kami membuat es krim dari bahan sari leunca, dan biskuit dari kulit leunca. Kami memilih leunca karena masih belum banyak yang mengetahui bahan pangan ini. Bahkan setiap pengunjung di booth kami, pasti bertanya ‘leunca itu apa sih?’ Jadi kami ingin semakin banyak orang yang tahu tentang bahan leunca ini,” ungkap Aura.

Ada pula tim dari SMA Tarsisius I Jakarta yang membuat bakso daging sapi dengan campuran daun pepaya. “Bakso adalah makanan terkenal asal Indonesia. Kami memilih konsep bakso yang dicampur daun pepaya agar bisa dinikmati oleh semua kalangan, termasuk anak-anak. Jadi bagi anak-anak yang tidak suka sayuran, makanan ini bisa menjadi salah satu solusinya,” ujar Natasha, anggota tim SMA Tarsisius 1.

Natasha juga menambahkan, sebagai siswa kelas XII, ia mulai memikirkan untuk mengambil Prodi Teknologi Pangan saat kuliah nanti, dan UPH menjadi salah satu pilihan utama karena kualitasnya yang sudah diketahui masyarakat. (it)

Berikut daftar sekolah beserta nama produk inovasi dalam Lomba Inovasi Bersyarat Food Explore 11:

  1. Chips Daun Pepaya Telur Asin (Papaylicious), Bina Nusantara School Serpong (Team B)
  2. Freely (Permen Leunca), SMA Tarakanita Gading Serpong (3)
  3. E.S.E.P, Sekolah Citra Berkat
  4. PapaFan (Chee Cheong Fan Daun Pepaya), SMA Tarakanita Gading Serpong (2)
  5. Keripik Daun Pepaya, Jakarta Nanyang School
  6. Ice Cream & Cookie (Le Unca), SMA Atisa Dipamkara
  7. Rendang Bola Daun Pepaya, Bina Nusantara School Serpong (A)
  8. Papechi (Mochi Daun Pepaya), SMA Tarakanita Gading Serpong (1)
  9. MeatPapz (Bakso Sapi dengan Daun Pepaya), SMA Tarsisius 1

 

Daftar para pemenang Lomba Inovasi Bersyarat Food Explore 11:

  • Juara 1: SMA Tarakanita Gading Serpong (3) – Freely
  • Juara 2: SMA Tarsisius I Jakarta – MeatPapz
  • Juara 3: SMA Tarakanita Gading Serpong (1) – Papechi
  • Best Video: SMA Atisa Dipamkara – Ice Cream & Cookie

Juara Favorit: SMA Atisa Dipamkara – Ice Cream & Cookie

English English Indonesian Indonesian