PMB Politeknik PU 2020/2021 Menggunakan Nilai UTBK dan Jalur Undangan

37

Semarang, 15 Mei 2020 – Proses penerimaan mahasiswa baru (PMB) Politeknik PU tetap berjalan, meski dengan beberapa penyesuaian, di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Dari rapat secara virtual yang dihadiri oleh pejabat tinggi di lingkungan Badan Pengembanga Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan jajaran kepengurusan Politeknik PU, Jumat (15/5) diputuskan, untuk seleksi PMB Politeknik PU kali ini tidak dilaksanakan melalui tes tertulis tetapi dengan menggunakan nilai UTBK dan jalur undangan.

 

Jumlah mahasiswa baru yang akan diterima untuk tiga program studi, meliputi Teknologi Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan, dan Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, masing-masing sebanyak 50 orang.

PMB Politeknik PU TA 2020/2021 secara rinci akan dibuka melalui tiga jalur penerimaan, yaitu jalur nilai UTBK yang menggunakan nilai rapot dan nilai UTBK, jalur prestasi akademik yang menggunakan nilai rapot dan prestasi akademik, dan jalur prestasi non-akademik yang menggunakan nilai rapot dan prestasi non-akademik (prestasi olah raga, kesenian dan minat bakat).

Wakil Direktur I Politeknik PU, Pranoto Samto Atmojo, mengungkapkan untuk mempertimbangkan PMB gelombang II jika kuota 150 mahasiswa tidak terpenuhi.

Ospek yang semula dilakukan sebelum Bela Negara, tahun ini akan dibalik, Bela Negara akan diadakan terlebih dahulu, karena hanya dapat dilakukan pada Hari Sabtu dan Minggu.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk calon pemdaftar Politeknik PU, di antaranya lulusan SMA/SMK/MA Kejuruan dari Teknologi Konstruksi dan Properti. Setelah berhasil diterima, calon mahasiswa harus bisa menunjukkan surat pernyataan bebas narkoba. Peserta yang mendapatkan nilai tinggi dapat memilih maksimal dua program studi. Jadi, apabila tidak masuk di pilihan pertama bisa masuk di pilihan ke dua.

Kepala BPSDM PUPR, Sugiyartanto, mengusulkan agar validasi dapat diatur ulang jika masih terdapat PSBB. Dan jika memungkinkan ditambah nilai TOEFL, yang standar penilaiannya disesuaikan dengan tiap-tiap daerah.

Direktur Politeknik PU, Prof. Indratmo, menambahkan Politeknik PU akan mengambil calon mahasiswa dari SMA dengan akreditasi A. Mengenai nilai TOEFL, ia berpendapat sulit dilakukan. Namun demikian Politeknik PU akan membuka ekstra kulikuler Bahasa Inggris yang wajib diikuti oleh mahasiswa. Selanjutnya untuk validasi data, para pendaftar bisa mengunggah data mereka di rumah. Untuk jalur undangan, data diri yang diunggah ditambah dengan surat keterangan dari Kepala Sekolah yang sudah ditandatangani.

Terakhir, Politeknik PU akan memproses dosen dari Balitbang, karena penerimaan mahasiswa baru akan membutuhkan dosen baru. Selanjutnya untuk publikasi akan dikerjasamakan dengan balai diklat yang tersebar di seluruh Indonesia serta melalui website bpsdm.pu.go.id dan media sosial terkait.

BPSDM PUPR, AMD Radeon, Vivo, Batik Air, BNI Syariah, Lion Air Group, Rejoice Ramadan 2020, P&G, Signify, Inspirational Video, Motivational Video