Penjangkauan Penyandang Disabilitas Netra oleh PSBN Tumou Tou Manado

0 6

Penajam Paser Utara, 23 April 2018 – Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Tumou Tou Manado salah satu UPT milik Kementerian Sosial RI menggelar kegiatan penjangkauan luar panti/outreach untuk penyandang disabilitas netra di Kabupaten Penajam Paser Utara, ini adalah lokasi yang ke dua dari 11 kabupaten di 7 provinsi yang jadi sasaran kegiatan outreach tahun ini.

Kegiatan outreach ini bertujuan untuk memberikan layanan kepada para penyandang disabilitas netra yang belum mendapatkan layanan rehabilitasi sosial didalam Panti yang dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 18-20 April 2018 lalu. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur, H. Suyanto.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara H. Suyanto, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Penajam Paser Utara, melalui kegiatan ini diharapkan peserta dapat menyerap dengan baik semua materi yang diberikan dan bisa lebih banyak mengenal program yang dijalankan oleh PSBNTumou Tou Manado.

Hal senada juga disampaikan kepala PSBN Tumou Tou Manado, Kamsiaty Rotty, mengharapkan agar peserta dapat mengikuti dengan penuh semangat, mengingat kegiatan ini sangat singkat dan berharap agar semua bisa mendapatkan pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan diri dan tidak bergantung pada orang lain.

Marthina salah satu peserta dari desa Gersik Kecamatan Penajam, mengatakan “Saya sangat bersyukur dengan diikutkan dalam kegiatan ini. Walaupun hanya 3 hari tetapi sangat bermanfaat. Saya berharap kegiatan seperti ini selalu diadakan tiap tahunnya dan tidak hanya 3 hari.” tuturnya.

Untuk peserta yang masih dalam usia produktif dan ingin lebih memperdalam pengetahuan dan keterampilan dapat melanjutkan proses rehabilitasi sosial di PSBN Tumou Tou Manado dengan melengkapi semua persyaratan administrasi serta tentunya ijin dari orang tua atau keluarga.

Kegiatan penjangkauan di Kabupaten Penajam Paser Utara ini diikuti oleh 20 orang penyandang disabilitas netra dan masing-masing didampingi oleh 1 orang pendamping.

English English Indonesian Indonesian