OVO Ajak Pengguna Berdonasi Secara Digital

Jakarta, 23 Juli 2021 – Situasi pandemi COVID-19 dengan penerapan PPKM Darurat masih akan berlangsung dengan status pemberlakuan PPKM level 3 dan level 4 di wilayah Jawa, Bali dan PPKM Mikro di wilayah lainnya. Hal ini, tentu saja akan membawa dampak kepada masyarakat, terutama di sektor informal.

Oleh karenanya, OVO, platform pembayaran digital, rewards dan layanan keuangan terdepan di Indonesia, kembali mengajak pengguna OVO untuk bersama-sama membangun solidaritas, saling berbagi dan berdonasi kepada mereka yang terdampak pandemi COVID-19 melalui platform mitra ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf) dan crowdfunding yang telah bekerja sama dengan OVO.

Harumi Supit, Head of Corporate Communications OVO mengatakan melalui strategi ekosistem terbuka, OVO saat ini telah berkolaborasi dengan banyak platform mitra ZISWAF dan crowdfunding dengan harapan dapat memperluas kesempatan bagi pengguna untuk berdonasi dan berbagi kebaikan.

“Terutama di saat seperti ini, dan masih dalam suasana Idul Adha yang memiliki esensi untuk saling berempati, membangun solidaritas dan berbagi kepada yang membutuhkan. Beberapa bulan terakhir, kita bersama-sama telah melihat bagaimana masyarakat saling membantu lewat berbagai inisiatif digital yang sangat menginspirasi,” tutur Harumi.

Saat ini, tambah Harumi, untuk berdonasi dapat dilakukan dengan dua cara, yang pertama, melalui aplikasi OVO dapat dilakukan melalui BAZNAS, BenihBaik, Dompet Dhuafa, Kitabisa, LAZ Al-Azhar, NU Care LazisNU, Rumah Yatim, Rumah Zakat, We Care id, Yayasan Anyo Indonesia, Yayasan Cinta Anak Bangsa dan Yayasan Tangan Harapan.

Caranya pun mudah, cukup dengan masuk ke aplikasi OVO, masuk ke kategori Donasi, pilih salah satu lembaga yang telah bekerja sama dan pengguna tinggal masukkan nominal yang diinginkan mulai dari Rp5.000,-.

“Yang kedua, pengguna juga bisa menggunakan cara lain, yaitu melalui platform seperti BenihBaik, KitaBisa, LAZ Al-Azhar dengan memilih tujuan dan paket donasi yang diinginkan dan menggunakan OVO sebagai opsi pembayaran,” ujar Harumi.

Di tempat terpisah, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Prof Dr KH Noor Achmad, MA, yang juga mitra ZISWAF OVO mengungkapkan dukungan layanan pembayaran dari OVO ini akan sangat membantu 8 (delapan) Program Darurat Penanggulangan Covid-19 yang digagas BAZNAS, antara lain bantuan paket logistik penggali kubur, bantuan paket pemulasaraan jenazah, dukungan paket ruang isolasi di rusunawa, bantuan tabung oksigen, bantuan APD-vitamin penggali kubur, bantuan pemulasaraan jenazah isoman, bantuan paket imun, dan bantuan tenda darurat.

“BAZNAS menyambut baik dukungan positif dari OVO. Inilah momentum yang tepat untuk kita saling membantu dan menolong sesama. Platform pembayaran seperti OVO ini akan sangat memudahkan masyarakat untuk bergotong royong saling membantu, agar kita semua bisa secepatnya keluar dari krisis akibat pandemi,” katanya.

Sebagai informasi, pada BAZNAS AWARDS 2020, OVO mendapatkan penghargaan sebagai Mitra Pengumpulan Zakat melalui Financial Technology. Pencapaian itu merupakan bentuk pengakuan atas upaya yang telah dilakukan OVO sepanjang tahun untuk mendukung masyarakat dalam membayar zakat, atau berdonasi secara digital.