JMTM Lakukan Perbaikan Jalan di Tol Jagorawi 10-15 Agustus

JMTM Lakukan Perbaikan Jalan di Tol Jagorawi 10-15 Agustus

PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di sejumlah titik pada Ruas Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi). Pekerjaan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol.

Perbaikan dilakukan secara bertahap di beberapa lokasi. Pada Senin, 10 Agustus, penutupan lajur dilakukan di KM 25+300–25+400 Jalur A/L1 sepanjang 100 meter, serta di On Ramp Cibubur arah Transyogi/Jambore dan On Ramp Gunung Putri sebelum Gerbang Tol. Keesokan harinya, giliran KM 18+955–18+870 Jalur B/L1 sepanjang 85 meter yang ditutup sementara, sementara pada Rabu, 12 Agustus, penutupan berlanjut di On Ramp Cibubur arah Transyogi/Jambore.

Read More

Sebagian besar ruas dijadwalkan kembali dibuka penuh pada Jumat dan Sabtu, 14–15 Agustus 2026, dengan waktu buka bervariasi mulai pukul 05.00 WIB tergantung lokasi.

Komitmen Jaga Keandalan Jalan Tol

Direktur Utama PT JMTM, Suchandra P. Hutabarat, menyatakan bahwa pekerjaan rekonstruksi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjaga keandalan dan kualitas infrastruktur jalan tol. Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan memperhatikan mutu, keselamatan kerja, serta pengaturan lalu lintas agar dampaknya terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan.

Selama masa pekerjaan, PT JMTM berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengamankan area kerja dan mengatur arus lalu lintas. Pengguna jalan diimbau mematuhi rambu dan arahan petugas, mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, serta mengantisipasi waktu tempuh selama periode tersebut berlangsung.

Catatan Redaksi. Rekonstruksi perkerasan berbeda dari sekadar tambal jalan, ini mengganti struktur lapisan aspal atau beton yang sudah menurun kualitasnya akibat beban kendaraan dan cuaca selama bertahun-tahun agar daya dukungnya kembali sesuai standar. Pekerjaan seperti ini lazim dijadwalkan malam hari atau lajur per lajur secara bergilir supaya jalan tetap bisa dilalui sebagian, bukan ditutup total, sehingga arus lalu lintas tidak terhenti sepenuhnya.

Sumber: PT Jasamarga Tollroad Maintenance.

Related posts

Leave a Reply